Kunjungan Presiden, Polda Prioritaskan Pengawasan Terhadap KKB

Satuan Pengamanan di Polda Papua
CENDANANEWS (Jayapura) – Kepolisian Daerah (Polda) Papua mengklaim situasi keamanan di wilayah Papua secara umum aman dan kondusif, namun yang menjadi prioritas Ancaman dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat kedatangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Hal tersebut ditegaskan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Patrige Renwarin kepada awak media di Mapolda Papua, Selasa (05/05/2015). Ia katakan ancaman dari kelompok kriminal bersenjata yang kapan saja dapat melakukan berbagai aksi menimbulkan gangguan keamanan.
“Sehingga membuat situasi dan ada penilaian bahwa wilayah Papua tidak aman. Sehingga yang menjadi sasaran pengawasan adalah kelompok-kelompok dari kriminal bersenjata ini,” tegas Patrige.
Pangdam Cendrawasih
Sementara itu pihak Kodam XVII Cenderawasih akan menindak tegas baginda siapa saja yang berencana atau menggagalkan kunjungan Presiden Republik Indoneesia, Joko Widodo ke Tanah Papua.
“Mereka yang tolak pasti ada. Itu biasa. Tapi saya tegaskan bagi siapa yang melakukan penolakan dan mengganggu kunjungan presiden, maka saya akan tindak tegas. Tak akan ada toleransi bagi saya,” tegas Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G. Siahaan, di Makodam Cenderawasih, Kota Jayapura, Selasa (05/05/2015)
Pangdam menjelaskan bahwa kunjungan presiden ke Papua ini merupakan kunjungan untuk kedua kalinya. Dikatakan Pangdam, orang nomor satu di Republik Indonesia ini berkunjung ingin melihat bagaimana kondisi pemerintah daerah Provinsi Papua dan Kabupaten lainnya.
“Khusus untuk wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, ada tujuh titik yang diamanankan dengan waktu yang sangat singkat,” ujarnya.
Jumlah personil pengamanan, menurut Pangdam, personil yang diturunkan sekitar 3.260 personil TNI dan ada 2.700 personil dari kepolisian. “Jadi totalnya ada sekitar 6000 personil untuk pasukan pengamanan bagi presiden, baik untuk wilayah Papua Barat dan Papua. Namun pengerahan pasukan paling banyak di wilayah Papua,” bebernya.
————————————————-
Selasa, 5 Mei 2015
Jurnalis :  Indrayadi T Hatta
Fotografi :  Indrayadi T Hatta
Editor : ME. Bijo Dirajo
————————————————-
Lihat juga...