Listrik Byarpet, Masyarakat Balikpapan Keluhkan Pelayanan PLN

Kota Balikpapan
  
CENDANANEWS (Balikpapan) – Persoalan byarpet (penerangan yang tidak stabil) listrik yang dirasakan masyarakat Balikpapan menjadi keluhan masyarakat. Dampaknya PLN memperoleh kritik dari sejumlah masyarakat. Wakil Ketua Umum Bidang Investasi Kadin Kota Alexander Sumarno masalah byarpet ini merugikan seluruh masyarakat Balikpapan.
Byar pet ini mengakibatkan biaya operasional yang tinggi harus dikeluarkan pengusaha, lantaran harus menambah biaya belanja perusahaannya demi membeli bahan bakar generator set. “Pastinya kami merasa dirugikan karena biaya operasional perusahaan secara otomatis ikut meningkat,” katanya, Sabtu (30/5/2015).
Harapannya PLN dapat memberikan jaminan agar permasalahan ini segera terselesaikan dan tidak ada lagi byar pet yang dirasakan masyarakat Balikpapan.  “Kami berharap padam PLN ini tidak berlanjut sehingga merugikan masyarakat,” harapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Sabaruddin Panrecalle menilai Perusahaan Listrik Negara (PLN) seharusnya memberikan kepastian yang jelas terhadap pelayanan yang dijanjikan kepada masyarakat.
“Sudah sangat jelas yang dirugikan adalah konsumen, dalam hal ini masyarakat. Alangkah baiknya, jika PLN mampu memberikan kepastian,” katanya.
Berdasar undang-undang, konsumen dapat menuntut atas pelayanan buruk yang telah dilakukan pihak PLN. Menurutnya, pelayanan PLN harus berbanding lurus dengan harga tarif yang kian hari semakin mahal.
“Jangan, ketika konsumen terlambat membayar, PLN dengan mudahnya mencabut dan memberi denda yang tinggi jika ingin dipasang kembali,” tandasnya.
Ia mengaku sering mendapat laporan kepada masyarakat tentang byar pet. Rencananya dalam waktu dekat akan mengundang PLN dan instansi terkait untuk menanyakan lebih jauh persoalan byar pet yang terjadi di Balikpapan.
——————————————————-
Sabtu, 30 Mei 2015
Jurnalis       : Ferry Cahyanti
Fotografer : Ferry Cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...