Mahasiswa Bentrok dengan Polisi Saat Demo Turunkan Jokowi di Ambon

Demo Mahasiswa di Ambon
CENDANANEWS (Ambon) – Puluhan mahasiswa dari Universitas Patimura Ambon Rabu 20 Mei 2015 sekitar pukul 10.00 WIT menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus Unpatti Desa Poka Rumah Tiga Kecamatan Teluk Ambon, Maluku. Massa demo menilai pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla sangat lemah dalam mengemban amanah rakyat. Dimana revolusi mental yang menjadi dasar visi Jokowi untuk membangun  Indonesia juga tidak berjalan baik.
Demonstran juga mendesak Joko Widodo selaku Presiden RI saat ini untuk mundur dari jabatannya, karena Jokowi tidak mengerti penderitaaan rakyat dengan menaikan harga BBM, bahkan nilai tukar rupiah yang tidak stabil dan pengelolaan SDA yang tidak jelas arahnya. Menurut para pendemo, ada kepentingan kelompok Asing yang mengakibatkan negara di atur oleh pihak asing.
Sekitar pukul 13.30  WIT para demonstran membakar ban bekas di tengah jalan raya dan menghentikan mobil tangki milik pertamina, mobil Dinas berplat merah yang kebetulan melintas di kawasan tersebut.
Aksi pembakaran ban dan menghentikan mobil tengki pertamina dan mobil dinas plat merah itu, dilerai oleh aparat kepolisian yang mengamankan jalankan aksi demo tersebut. Karena polisi yang menghentikan aksi tersebut terjadi lemparan batu dari mahasiswa yang ikut unjuk rasa tersebut.
Sejumlah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Koramil Teluk Baguala Kota Ambon, mengambil alih pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar puluhan mahasiswa dari Universitas Pattimura Ambon. Prajurit TNI mengamankan unjuk rasa mahasiswa setelah terjadi bentrok antara polisi dan mahasiswa.
—————————————————-
Rabu, 20 Mei 2015
Jurnalis    : Samad Sallatalohy
Fotografer : Samad Sallatalohy
Editor      : ME. Bijo Dirajo
—————————————————-
Lihat juga...