Mengatasi Masalah Kemiskinan Tidak Cukup dengan Omongan

Tiga orang anak nampak sedang bermain di halaman asrama Transito, Mataram yang sudah mulai lapuk dan kumuh
CENDANANEWS (Mataram) – Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Nur mengatakan, mengatasi dan mengentaskan masalah kemiskinan di tengah masyarakat, tidak cukup hanya dengan omongan dan kritikan tetapi juga disertai tindakan nyata dengan ikut serta berpartisipasi menyukseskan setiap agenda pembangunan yang sedang dijalankan Pemda.
Hal tersebut dikatakan Nur menanggapi soal kritikan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) NTB yang menilai kinerja dan serapan anggaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) NTB sangat mengecewakan serta gagal mencapai target program pembangunan yang sudah ditetapkan.
“Mengatasi masalah kemiskinan dan sejumlah program pembangunan lain itu kan tidak bisa dilakukan hanya dalam sebulan dua bulan, butuh kerja yang lebih keras lagi, saya kira kritikan dan masukan dari lembaga manapun dengan senang hati akan kita terima sebagai bahan masukan melakukan perbaikan” kata Nur di Mataram, Selasa (26/5/2015).
Disebutkan, capaian SKPD sekarang meski tidak seartus persen sebagaimana diharapkan, tapi sudah ada kemajuan dan itu harus diapresiasi, jangan hanya dilihat sebagai suatu kegagalan dan juga mengatasi masalah kemiskinan, selain melalui pendidikan dan sejumlah program pembangunan lain juga harus didukung dengan ketersediaan lapangan pekerjaan.
Lebih lanjut Nur mengatakan, sekarang meski banyak memiliki sarjana lulusan Perguruan Tinggi, banyak program diberikan kepada masyarakat, termasuk program bedah rumah, Bantuan Lansung Tunai (BLT), raskin tapi itu tidak cukup mengatasi masalah kemiskinan.
Yang paling penting sekarang ini adalah bagaimana Pemda NTB, melalui anggaran yang ada termasuk anggaran yang berasal dari pemerintah pusat bisa membuka lapangan kerja, kalau punya fiscal banyak kita hadirkan industri termasuk juga melalui pengembangan pariwisata di NTB.
——————————————————-
Selasa, 26 Mei 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...