Monkasel, Kapal Selam KRI Pasopati 410 yang Jadi Monumen

Monumen Kapal Selam di Surabaya

CENDANANEWS (Surabaya) – Monkasel merupakan monumen kapal selam bukan replika, lengkap dengan persenjataannya. Kapal selam yang digunakan sebagai monumen yakni kapal KRI Pasopati dengan nomer lambung 410 jenis SS tipe Whiesky Class dibuat di Vladi Wostok Rusia tahun 1952.

KRI Pasopati mulai digunakan di Indonesia pada tanggal 29 Januari 1962 dengan tugas utamanya menghancurkan garis musuh, pengawasan dan penggerebekan secara diam-diam. Sebelum KRI Pasopati 410 dipindah ke tengah kota, bagian-bagian kapal dibelah menjadi 16 bagian kemudian dirakit kembali di area monumen.

Monkasel bertempat di Jalan Pemuda No. 39 Surabaya disamping Plaza Surabaya dan sungai Kalimas, ide awal pembangunannya dari TNI AL. Hal ini dilakukan untuk memberikan warisan kepada anak cucu yang dapat mencerminkan bangsa Indonesia  sebagai negara maritim.

Monkasel diresmikan pada 15 Juli 1998 dengan luas area 6000 meter persegi. Menurut Nina (Staff Pengelola) pengelolaan dipegang oleh Pusat Koperasi Angkatan Laut. Fasilitas yang disediakan cukup lengkap yaitu Video Rama, Music Live, stan souvenir, panggung besar, kolam renang untuk anak-anak, rekreasi air di sungai Kalimas & area parkir.

Monkasel buka setiap hari mulai pukul 08.00-22.00 WIB dengan harga tiket Rp. 10.000,- baik untuk dewasa maupun anak-anak. Jumlah pengunjung paling banyak pada waktu libur panjang sekolah. Pengunjung rata-rata didominasi pelajar.

KRI Pasopati 410 memiliki panjang 76,6 meter dan lebar 6,30 meter terbagi menjadi 7 ruangan, yakni ruang pertama untuk haluan torpedo yang dipersenjatai 4 torpedo propeller serta ruang penyimpanan torpedo, ruang kedua yaitu ruang komandan, ruang makan, ruang kerja dan di bawah dek adalah ruang untuk Batera I.

Ruang ketiga jembatan utama dan pusat komando sedangkan penyimpanan makanan di bawah dek, ruang keempat ruang awak kapal, dapur, penyimpanan dan Batera II ada di bawah dek, ruang kelima ruang mesin diesel & terminal mesin, ruang keenam kamar mesin listrik dan ruang ketujuh ruangan torpedo untuk buritan yang berisi 2 torpedo. Kecepatan KRI Pasopati 410 mencapai 18,3 knot diatas permukaan laut sedangkan dibawah permukaan laut mencapai 13,6 knot.

KRI Pasopati 410 memiliki berat penuh 1300 ton sedangkan berat kosong 1050 ton. Kemampuan penemuan KRI Pasopati 410 mencapai 8500 mil laut, memiliki baterai 224 unit, menggunakan bahan bakar diesel, memiliki senjata torpedo uap gas sebanyak 12 buah dengan panjang 7 M, serta terdapat baling-baling 6 lubang dengan awak kapal 63 orang termasuk komandan.

——————————————————-
Senin, 25 Mei 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-

Lihat juga...