Murid SD Kebutuhan Khusus di Kulon Progo ikut UAS Daerah

SLBN 1 Kulon Progo
CENDANANEWS (Kulon Progo) – Murid berkebutuhan khusus tingkat Sekolah Dasar di Kulon Progo mengikuti Ujian Akhir Sekolah yang hampir sama dengan murid umum lainnya, salah satunya di SLB-B Negeri 1 yang diikuti oleh 10 orang murid. 
Disekolah tersebut terdapat tiga murid yang mengikuti  UAS Daerah seperti sekolah umum lainya, meskipun mereka masuk kategori anak berkebutuhan khusus Tuna Runggu wicara, namun kemampuannya hampir sama dengan siswa normal.
Namun 6 murid lainnya yang terdiri dari tiga orang Tuna graita ringan dan  tiga orang tuna graita sedang. Mereka mengikuti hanya mengikuti ujian akhir sekolah. Sedangkan satu murid tuna netra dan kemampuan di bawah rata rata diberikan ujian berbeda dengan anak yang lain.
Kepala sekolah SLB-B Negeri 1 Kulon progo , Suradi yang didampingi panitia ujian , Zainudin menyebutkan, untuk yang mengikuti UAS Daerah nanti mendapatkan Ijazah Nasional, sedangkan yang hanya mengikuti Ujian Sekolah nantinya hanya mendapat tanda tamat belajar yang di keluarkan dari Dinas pendidikan.
Secara prosedur dalam kegiatan UAS ini sudah dilaksanakan termasuk dana yang dari Dinas propinsi juga sudah di pergunakan sebagai mana mestinya. 
“Hari pertama pelaksanaan UAS dari Dinas Pendidikan sudah kemari untuk melihat pelaksanaannya, dan kita sudah siap kan semua rincian laporanya” tambah Suradi.
Dari segi jadwal pelaksanaan UAS tidak mengalami kendala baik Soal ataupun waktu kedatangan soal. Hanya saja khusus untuk siswa SLB-B tingkat SD ini ada yang harus ditunggui dalam mengerjakan soal.
“Tidak semua dari masing masing siswa mendapatkan pelayanan yang sama,” Ujar Suradi.
Secara gamblang Tuna graita sebenarnya tidak di tuntut untuk ujian, tetapi misi pendidikan di sini untuk anak Tuna graita adalah kemampuan hidup atau Skill yang di utamakan.
Harapanya ke depan, dengan adanya sistim ujian berbasis komputer sekolah SLB sangat kekurangan penunjang untuk hal tersebut, baik gedung utama untuk pertemuan ataupun laboratorium komputer serta jaringan yang menunjang. Karena khusus bagi anak Tuna Wicara kemampuan mereka sama dengan anak umum lainya. Baik pelajaran, kurikulum ataupun ujiannya.
—————————————————-
Senin, 18 Mei 2015
Jurnalis    : Mohammad Natsir
Fotografer : Mohammad Natsir
Editor      : ME. Bijo Dirajo
—————————————————-
Lihat juga...