Nutrient Film Technique, Teknik Penanaman di Kebun Sayur Surabaya

Kebun Hidroponik
CENDANANEWS (Surabaya) – Sayuran hidroponik yang dibudidayakan Kebun Sayur Surabaya menjadi langganan dari Supermarket, Hotel dan Restoran setempat karena memiliki kualitas tersendiri. Hal tersebut disampaikan manager Kebun Sayur Surabaya, Mehdy Riza kepada cendananews, Selasa (26/5/2015).
Teknik yang digunakan di Kebun Sayur Surabaya yaitu Nutrient Film Technique (NFT). Teknik ini mengalirkan nutrisi yang terlarut dalam air tanpa menggunakan timer dengan pompa secara terus menerus. Nutrisi mengalir ke dalam gully melewati akar-akar tumbuhan kemudian kembali ke penampungan air begitu seterusnya. Teknik NFT sangat cocok untuk daerah Surabaya yang berhawa panas.

Disebutkan, ide awal pembuatan kebun sayur dengan sistem hidroponik karena semakin banyaknya hotel, restoran dan supermarket di Surabaya yang tentunya membutuhkan pasokan sayuran yang berkualitas. Peluang ini lah yang dimanfaatkan untuk membuat kebun sayur.
Kebun Sayur Surabaya dibuka sejak tahun 2014 dengan luas lahan 600 meter persegi bisa menghasilkan 20-25 kg per hari. Untuk harga selada per kilogram dijual Rp. 50.000,-.
“Pemasaran sangat mudah, tiap 2 hari sekali pengiriman dilakukan ke supermarket” Jelas Pak Mehdy. 
Kendala awal yang dirasakan oleh pemilik yaitu investasi alat-alat yang membutuhkan modal besar, seperti talang, pompa air besar dan selang. Sedangkan kendala saat usaha ini berjalan yaitu lumut, sehingga membutuhkan perawatan extra.
Kata hidroponik berasal dari bahasa Yunani yaitu “hydro” yang berarti air dan “ponics” yang berarti daya atau tenaga kerja. Jadi menanam dengan sistem hidroponik artinya menanam menggunakan media air atau tenaga kerja air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilles.
——————————————————-
Selasa, 26 Mei 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...