Pangdam Cenderawasih: Masyarakat Berunjuk Rasa itu Wajar

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G Siahaan
CENDANANEWS (Jayapura) – Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G. Siahaan menyebutkan, maraknya unjuk rasa dari masyarakat Papua merupakan hal yang wajar asal masih dalam keadaan tertib. Dia juga meminta anggota TNI untuk tidak melakukan tindak kekerasan kepada masyarakat.
“Perintah saya kepada semua anggota TNI, Rakyat adalah saudaramu, jangan sekali-kali rakyat kamu sakiti, apabila itu terjadi maka akan saya tindak secara tegas tanpa toleransi,” kata Fransen di Kota Jayapura, Rabu (27/05/2015).
Sebagai tentara nasional Indonesia, ia menjelaskan, setiap anggota harus mengayomi dan melindungi masyarakat. Bila ada anggota yang melakukan pelanggaran maka akan ditindak tegas sesuai bentuk pelanggaran. 
Namun bagi anggota yang bertugas dengan baik dan berprestasi maka akan diberikan reword atau penghargaan.
“Ada 8 anggota saya yang akan mendapatkan penghargaan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) . Dimana salah satunya adalah berkat upaya penggagalan kasus pemerkosaan terhadap anak kecil,” kata sang Jenderal.
Sejauhmana mana peran TNI pada saat masyarakat berunjuk rasa? Pangdam menjelaskan, penanganan demo merupakan tugas pihak kepolisian. Namun, bila di lapangan polisi tidak mampu dalam penanganan maka pihak TNI akan turun memback up.
“Tugas kami adalah memback up kepolisian, itu dilakukan apabila pihak kepolisian mengajukan permintaan kepada kami,” imbuhnya.
——————————————————-
Rabu, 27 Mei 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Fotografer : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...