Pangdam Cenderawasih: Penembakan di Mulia, Tindakan Kejam

Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G Siahaan
CENDANANEWS (Jayapura) – Panglima Komando Daerah (Pangdam) XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Fransen G. Siahaan, menyebutkan, penembakan di Mulia, Puncak Jaya yang terjadi, Selasa (26/05/2015) malam yang mengakibatkan lima warga sipil terluka dan seorang meninggal dunia merupakan tindakan yang kejam.
“Ini merupakan tindakan kejam,” kecam Pangdam kepada sejumlah awak media saat berada di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu (27/5/2015).
Dijelaskan Pangdam, insiden berdarah ini terjadi di belakang bangunan kantor Kodim Baru di Kampung Pagaleme, Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya. Penembakan terjadi  diduga dilakukan oleh Gerakan Sipil Bersenjata (GSB) kelompok Yambi. Dan, menurutnya kejadian ini kriminal dan menjadi tanggung jawab pihak kepolisian. 
“Bila polisi meminta kami turut serta dalam pengejaran, maka kami TNI siap membantu,” tegasnya. 
Saat ini, tiga warga sipil yang telah di evakuasi menggunakan pesawat Trigana Air dengan  Penerbangan PK – YPX  dari Mulia Puncak Jaya ke Jayapura telah tiba di Bandara Sentani sekitar pukul 10.41 wit.
Ketiga warga tersebut masing-masing Suryanto Tandi Payung (26) alami luka tembak pada bagian pantat sebelah kiri, Alfret Tandi Payung  (28) luka tembak pada bagian lengan tangan kanan dan Yulianus Tandidatu (32)  mengalami luka tembak  bada bagian tangan kiri bawah dan lengan kiri atas. Ketiganya telah dirujuk ke RSUD Dok II Jayapura.
——————————————————-
Rabu, 27 Mei 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Fotografer : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...