Pelambatan Ekonomi, Munculkan Kemiskinan Baru di Masyarakat

Masiah (50) saat menunggu giliran menerima bantuan kompensasi BBM di kantor pos cabang Ampenan Kota Mataram
CENDANANEWS (Mataram) – Anggota Komisi XI DPR RI, Willgo Zainar mengaku prihatin dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan pertama yang melambat. Sebab akan mendorong bertambahnya masyarakat miskin baru dan dikhawatirkan berdampak pada keamanan. 
“Iya, kalau pengangguran meningkat, lapangan pekerjaan berkurang tentu akibatnya angka kemiskinan meningkat dan kita khawatir meningkat angka kriminalitas dan berdampak kepada keamanan,” ujarnya kepada wartawan saat kunjungan kerja di Mataram, Sabtu (9/5/2015).
Menurutnya, ekonomi yang melambat pun mendorong tingkat pengangguran menjadi naik dan lapangan pekerjaan berkurang serta penerimaan pajak pun turun sekitar 13 persen. Kondisi tersebut tentu menjadi beban sosial dan berdampak kepada keseluruhan. 
“Ini  akibat kondisi ekonomi yang belum baik. Jokowi JK perlu lebih kongkrit lagi. Harus ada tindakan prioritas dan masif diantara kelembagaan dan kementerian,” ungkapnya.
Ia menuturkan, pihaknya berharap agar ada stimulus sehingga belanja pemerintah bisa terserap, selain itu koordiansi antara kementerian dan lembaga harus lebih baik sehingga pembangunan bisa dirasakan masyarakat. 
“Target pertumbuhan kita kan cukup besar. 5,7 persen sementara saat ini berjalan agak melemah. Apalagi kondisi ekonomi global dan negara mulai mengalami penurunan. Kita tidak ingin dampak negatif,” katanya.
Sejumlah warga miskin di Kota Mataram nampak antri saat pembagian kompensasi BBM beberapa waktu lalu
Willgo mengatakan pemerintah Jokowi-JK harus segera melakukan pembangunan khususnya di pedesaan agar masyarakat bisa bekerja. “Angka kemiskinan akan mengalami peningkatan satu dua poin pasti terasa dampaknya ke kita,” ungkapnya. 
————————————————-
Sabtu, 9 Mei 2015
Jurnalis : Turmuzi
Foto      : Turmuzi
Editor    : ME. Bijo Dirajo
————————————————-
Lihat juga...