Penumpang Jatuh dari Kapal Salah Satu Penumpang Bus DAMRI

Kapal Polair dikerahkan untuk lakukan pencarian penumpang jatuh ke laut
CENDANANEWS(Lampung) – Teka teki penumpang yang terjatuh dari KMP SMS Mulawarman sekitar pukul 04:00 WIB di perairan Selat Sunda akhirnya terjawab setelah kapal merapat di dermaga 3 Pelabuhan Merak Banten.
Berdasarkan keterangan Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan(KSKP) Merak AKP Nana Supriatna mengungkapkan, supir  bus Damri bernomor polisi  B 7182 BW  Suyono  melaporkan bahwa penumpangnya an, Didi di duga tercebur keluar sekitar 5 mill bakauheni diatas KMP SMS Mulawarman yang berlayar  menuju pelabuhan Merak.
“Korban menumpang bis Damri  dari Palembang menuju Semarang naik kapal SMS Mulawarman kemudian turun dari bis dan di atas kapal setelah berlayar lebih kurang 5 mill lalu tercebur ke laut” ujar AKP Nana Supriatna kepada media ini Jumat (8/5/2015)
Karena mengingat tempat kejadian di laut selat sunda maka pelapor selaku sopir bis di arahkan dan di antar ke polair polda Banten serta Basarnas yang ada di pelabuhan Merak. Berdasarkan keterangan korban bernama Hadi Suroso warga Dusun Sumber Dawe RT 3 RW 3 Lumajang Jawa Timur.
Sementara itu  untuk ABK yang mengetahui dimintai keterangan dan akan di arahkan dan di koordinasikan dengan polair polda Banten.
Sebelumnya diberitakan media ini (Satpolair)dari Polres Lampung Selatan Provinsi Lampung masih melakukan proses pencarian korban yang diduga meloncat dari kapal roll on roll off(Roro) SMS Mulawarman di Pelabuhan Bakauheni.
Menurut Kasatpolair Polres Lampung Iptu Baharudin hingga siang ini anggota Polair Polres Lampung Selatan dibantu tim SAR dan Syahbandar masih melakukan pencarian di perairan Selat Sunda.
Lokasi pencarian korban tenggelam tersebut diantaranya di Pulau Dua Pulau Kelapa wilayah perairan di sekitar galangan PT Raja Kapal namun hingga tengah hari belum ada titik terang terkait korban yang diduga loncat dari KMP Mulawarman yang berangkat dari dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
“Kita gunakan satu unit speed boat dibantu kapal tag boat TB Merak yang disiagakan di pelabuhan Bakauheni untuk melakukan proses pencarian”ujar Iptu Baharudin.
Pencarian terpaksa dihentikan karena cuaca berkabut di perairan Selat Sunda selain itu kecepatan angin mencapai 30 knot. Selain itu arus laut di perairan Selat Sunda cukup kencang.
Kejadian terjunnya salah satu penumpang dari Kapal Motor penumpang SMS Mulawarman diantara Pulau Kelapa yang tidak jauh dari dermaga 2 dan 3 Pelabuhan Bakauheni tersebut berdasarkan keterangan Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Bakauheni Kapten Joshua Anthonie terjadi sekitar pukul 04:00 WIB.
“Awalnya petugas kami mendapat informasi dari radio Chanel 16 terkait adanya dugaan korban yang loncat dari kapal” ungkap Joshua.
Setelah itu sekitar pukul 05:00 WIB pihaknya segera menghubungi pihak SAR PT ASDP Bakauheni, Polair Polres Lampung Selatan untuk melakukan pencarian.
“Kita tunggu hasil perkembangan terbaru dari tim SAR dan pihak Polair yang hingga sekarang masih terus melakukan proses pencarian,” ungkap Yoshua.
Berdasarkan catatan pihak syahbandar Bakauheni, beberapa bulan lalu pernah terjadi insiden penumpang pejalan kaki bunuh diri dengan cara melompat dari kapal Munic Line di perairan Pulau Dua. Jenazahnya ditemukan setelah empat hari ditemukan mengambang di Sebelah Selatan Pulau Rimau Balak.
Dari pantauan media ini beberapa tim SAR masih bersiaga di dermaga plengsengan Bakauheni di dekat lokasi bersandarnya TB Merak, sementara Polair Polres Lamsel masih bersiaga di Dermaga pantai Keramat Desa Yogaloka.
————————————————-
Jumat, 8 Mei 2015
Jurnalis : Henk Widi
Foto     : Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
————————————————-
Lihat juga...