Perlunya Sosialisasi Pelican Crossing Kepada Pengguna Jalan

Sarana penyeberangan pejalan kaki
CENDANANEWS (Malang) – Pelican Crossing merupakan alat yang memudahkan pejalan kaki untuk menyeberang jalan. Cara kerja Pelican Crossing hampir sama denga traffic light yang biasanya ada di persimpangan jalan. Yang membedakan yaitu hanya ada dua warna lampu pada Pelican Crossing, dan juga tombol yang terletak di tengah-tengah tiang Pelican Crossing. 
Tombol tersebut harus di tekan saat pejalan kaki ingin menyeberang. Setelah tombol tersebut di tekan, maka lampu Pelican Crossing akan menyala warna hijau untuk pejalan kaki dan menyala lampu merah untuk kendaraan bermotor, biasanya juga disertai dengan suara nada yang cukup keras. Lampu Pelican Crossing akan mati dengan sendirinya setelah beberapa detik atau setelah pejalan kaki menyeberang.
“Masih banyak yang belum memahami fungsinya, perlu adanya sosialisai tentang Pelican Crossing kepada pengguna jalan raya, tidak terkecuali pejalan kaki,”ungkap salah satu warga yang berada di sekitar Jalan MT. Hariono.
Dari pantauan CND, terlihat masih ada pengendara dan pejalan kaki yang mengerti fungsi dari Pelican Crossing, seperti halnya yang berhasil dipantau di Jalan MT. Hariono kota Malang.
Kasus pertama, terlihat seorang laki-laki yang ingin menyeberang kemudian menekan tombol pada Pelican Crossing. Setelah menekan tombol, laki-laki ini mulai menyeberang jalan namun sayang beberapa kendaraan tidak mau berhenti, sehingga laki-laki tersebut terpaksa berhenti sesaat di tengah jalan sebelum melanjutkan penyeberangannya.

Kasus yang kedua, terlihat seorang laki-laki yang ingin menyeberang jalan namun tidak mau menekan tombol Pelican Crossing sehingga kendaraan tidak ada yang terlihat berhenti. Laki-laki ini terlihat harus berlari dan melambaikan tangannya ketika menyeberang agar tidak tertabrak. 

Kasus ketiga, terlihat seorang Ibu-ibu yang ingin menyeberang kemudian Ibu tersebut menekan tombol Pelican Crossing dan tidak lama para pengendara bermotor menghentikan kendaraannya agar Ibu tersebut bisa menyeberang jalan.

Dari ketiga kasus tersebut, dapat terlihat belum semua warga kota Malang paham dan sadar dengan keselamatan dirinya sendiri maupun orang lain. Sebagian warga juga masih terlihat enggan bahkan tidak mengetahui cara menggunakan fasilitas keselamatan Pelican Crossing. Perlu adanya sosialisasi mengenai Pelican Crossing kepada warga.
—————————————————-
Senin, 18 Mei 2015
Jurnalis    : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor      : ME. Bijo Dirajo
—————————————————-
Lihat juga...