Perpanjangan Runway Ditunda, Angkasa Pura Dinilai Langgar Instruksi

Bandar Udara Internasional Lombok
CENDANAEWS (Mataram) – Adanya statemen pihak PT. Angkasa Pura yang menganggap kalau perpanjangan runway Bandara Internasional Lombok (BIL), Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk sekarang ini belum diperlukan ditanggapi Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), M. Amin sebagai tindakan mengabaikan instruksi Presiden.
“Terkait perpanjangan runway BIL tersebut merupakan instruksi lansung dari Presiden kepada pihak AP melalui Kementerian perhubungan, tapi kenapa sekarang tiba-tiba AP mengatakan kalau perpanjangan tersebut belum diperlukan dan itu artinya secara tidak lansung pihak AP sudah mengabaikan instruksi Preside” kata Amin di Mataram, Jum’at (15/5/2015).
Amin mengatakan, terkait penundaan tersebut pihak Angkasa Pura harus menjelaskan dong kepada publik, biar masyarakat juga tau, kenapa sampai mengatakan, kalau perpanjangan runway BIL sepanjang 200 meter tersebut belum diperlukan.
“Meski pengembangan BIL sepenuhnya merupakan kewenangan dari pihak AP, tapi Pemda NTB juga berkepentingan dengan keberadaan BIL, jadi apapun kebijakan strategis yang hendak diambil terutama terkait pembangunan runway harus dikordinasikan dengan Pemda, AP berkepentingan, kita juga berkepentingan dengan keberadaan BIL” .
Sebelumnya pada acara peringatan dua abad meletusnya Gunung Tambora (11/4), Presiden Joko Widodo menginstruksikan kepada pihak Angkasa Pura supaya segera memperpanjang dan memperlebar runway BIL mengingat NTB, terutama Lombok sebagai salah satu daerah pariwisata ke depan akan lebih banyak dikunjungi wisatawan dan harus ditopang juga dengan pembangunan infrastruktur memadai.
———————————————————- 
Kamis, 14 Mei 2015
Jurnalis     : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor       : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-
Lihat juga...