Polair Lampung Lakukan Pencarian Penumpang Jatuh Di Laut

Kasatpolair Polres Lampung Selatan Iptu Baharudin memipin proses pencarian penumpang kapal yang terjun dari KMP SMS Mulawarman
CENDANANEWS(Lampung) – Anggota Satuan Polisi Air (Satpolair)dari Polres Lampung Selatan Provinsi Lampung masih melakukan proses pencarian korban yang diduga meloncat dari kapal roll on roll off(Roro) SMS Mulawarman di Pelabuhan Bakauheni.
Menurut Kasatpolair Polres Lampung Iptu Baharudin hingga siang ini anggota Polair Polres Lampung Selatan dibantu tim SAR dan Syahbandar masih melakukan pencarian di perairan Selat Sunda.
Lokasi pencarian korban tenggelam tersebut diantaranya di Pulau Dua Pulau Kelapa wilayah perairan di sekitar galangan PT Raja Kapal namun hingga tengah hari belum ada titik terang terkait korban yang diduga loncat dari KMP Mulawarman yang berangkat dari dermaga 2 Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
“Kita gunakan satu unit speed boat dibantu kapal tag boat TB Merak yang disiagakan di pelabuhan Bakauheni untuk melakukan proses pencarian”ujar Iptu Baharudin Jumat (8/5/2015)
Pencarian terpaksa dihentikan karena cuaca berkabut di perairan Selat Sunda selain itu kecepatan angin mencapai 30 knot. Selain itu arus laut di perairan Selat Sunda cukup kencang.
Kejadian terjunnya salah satu penumpang dari Kapal Motor penumpang SMS Mulawarman diantara Pulau Kelapa yang tidak jauh dari dermaga 2 dan 3 Pelabuhan Bakauheni tersebut berdasarkan keterangan Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Bakauheni Kapten Joshua Anthonie terjadi sekitar pukul 04:00 WIB.
“Awalnya petugas kami mendapat informasi dari radio  Chanel 16 terkait adanya dugaan korban yang loncat dari kapal” ungkap Joshua.
Setelah itu sekitar pukul 05:00 WIB pihaknya segera menghubungi pihak SAR PT ASDP Bakauheni, Polair Polres Lampung Selatan untuk melakukan pencarian.
Menurut Yoshua,ia belum bisa berspekulasi terkait dugaan penumpang kapal yang melompat dari kapal SMS Mulawarman, apakah korban lompat dari kapal karena bunuh diri atau terjatuh. Bahkan hingga saat ini identitas maupun jenis kelamin penumpang yang terjun ke laut tersebut belum diketahui, namun pihaknya masih menunggu laporan jika ada keluarga penumpang yang kehilangan anggota keluarganya dalam perjalanan ke arah Merak.
“Kita tunggu hasil perkembangan terbaru dari tim SAR dan pihak Polair yang hingga sekarang masih terus melakukan proses pencarian,” ungkap Yoshua.
Berdasarkan catatan pihak syahbandar Bakauheni, beberapa bulan lalu pernah terjadi insiden penumpang pejalan kaki bunuh diri dengan cara melompat dari kapal Munic Line di perairan Pulau Dua. Jenazahnya ditemukan setelah empat hari ditemukan mengambang di Sebelah Selatan Pulau Rimau Balak.

Dari pantauan media ini beberapa tim SAR masih bersiaga di dermaga plengsengan Bakauheni di dekat lokasi bersandarnya TB Merak, sementara Polair Polres Lamsel masih bersiaga di Dermaga pantai Keramat Desa Yogaloka.
————————————————-
Jumat, 8 Mei 2015
Jurnalis : Henk Widi
Foto     : Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
————————————————-
Lihat juga...