Polda NTB Limpahkan Lima Tersangka Kasus Korupsi Alkes

Ditreskrimsus Polda NTB

CENDANANEWS (Mataram) –  Setelah mangkrak selama enam tahun, Polda NTB akhirnya melimpahkan lima orang tersangka kasus korupsi alat kesehatan Rumah Sakit Umum dr. Sudjono Selong, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB, yang diduga merugikan negara senilai 1 miliar dari total anggaran senilai 4 miliar.
“Berkas kelima tersangka saat ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Lotim untuk diserahkan ke Pengadilan Negeri (PN), karena dari Jaksa peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB berkas kelima tersangka juga sudah dinyatakan P21 dan tinggal disidangkan” kata Direktorat reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, Prasetijo Utomo di Mataram, Rabu (27/5/2015).
Ditanya mengenai proses lama penanganan perkara alkes tersebut, Prasetijo mengaku memang untuk melakukan perhitungan kerugian Negara memang sedikit memakan waktu lama, terutama saat melakukan hasil perhitungan sementara, karena menyangkut alat kesehatan yang dilakukan secara teliti dan cermat, supaya tidak keliru.
Hal lain yang membuat perkara tersebut memakan waktu lama juga, karena pembelian dilakukan di Jakarta dan harus melakukan pengecekan, tapi selama itu kordinasi tetap dilakukan dengan pihak Kejati NTB untuk memastikan bahwa pemeriksaan dugaan korupsi pengadaan Alkes RSUD dr. Sudjono tetap dilanjutkan.
“Untuk tersangka sendiri sebenarnya jumlahnya ada enam orang, tapi satunya sudah meninggal, sementara yang lima satu di antaranya merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan empat di antaranya adalah jajaran Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan berkas kelima tersangka sudah diserahkan Polda NTB ke Kejari Selong,”katanya.
Apakah ada indikasi keterlibatan pihak lain, seperti bekas bupati Lotim sebelumnya, Prasetijo menegaskan setiap perkembangan penyidikan akan terus dilakukan dan kalau memang dalam perjalanannya ada indikasi ke sana, pasti akan diperiksa, tapi sampai sejauh ini belum sampai mengarah ke sana.
Sebelum Kejati NTB beberapa kali mengembalikan berkas perkara tersangka dugaan korupsi pengadaan Alkes RSU dr Sudjono yang diduga merugikan Negara senilai 1 miliar dari total anggaran sebesar 4 miliar tahun 2008 lalu, karena alat bukti yang dugaan korupsi belum lengkap dan baru sekarang dinyatakan P21 Jaksa peneliti Kejati NTB dan saat ini sudah diserahkan ke Kejari Selong Lotim untuk disidangkan di PN Selong.
——————————————————-
Rabu, 27 Mei 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...