Tidak Serius Berinvestasi, BKPM NTB Cabut Ijin 140 Perusahaan

Kawasan pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara
CENDANANEWS (Mataram) – Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) mencabut izin 140 perusahaan, berupa Izin Mendiringan Bangunan dan Hak Guna Bangunan (HGB) dari Pemerintah Daerah. Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM) NTB, Ridwansyah di Mataram, Jum’at (22/5/2015).
Disebutkan, Pencabutan izin tersebut dikarenakan perusahaan-perusahaan yang berjanji untuk berinvestasi hingga sekarang belum juga mulai membangun. Padahal potensi keindahan pariwisata yang dimiliki NTB diminati oleh banyak investor lainnya.
“Tidak ada kata kompromi bagi perusahaan yang tidak serius berinvestasi, kalau memang tidak berminat silahkan angkat kaki dari NTB, kami tidak butuh investor yang hanya menebar janji saja, tapi kami butuh bukti,” katanya.
Menurut Ridwan tindakan pencabutan tersebut dilakukan sebagai bentuk sikap dan tindakan tegas dari Pemda NTB terhadap siapapun investor yang tidak serius dalam berinvestasi, dengan demikian tindakan pencabutan yang juga bisa menjadi warning bagi investor maupun perusahaan lainnya untuk main-main dalam berinvestasi.
Dikatakan, berbagai kemudahan dan kelonggaran dalam hal pengurusan perizinan telah Pemda berikan kepada para investor, termasuk pengurusan HGB dan IMB, tapi nyatanya tidak ada kepastian dan tanda-tanda kapan akan mulai membangun, kan kasihan tanah yang luasnya sampai berhektar harus menganggur tanpa dikelola.
“Dengan posisi NTB sebagai salah satu kawasan destinasi yang banyak diminati wisatawan melakukan kunjungan, keberadaan investor perusahaan-perusahaan bersekala internasional memang sangat kita butuhkan untuk pengembangan berbagai potensi wisata yang ada, tapi bukan berarti investor dalam berinvestasi juga bisa sewenang-wenang, ada aturan main yang harus ditaati,”katanya. 
Kawasan pantai Senggigi, Kabupaten Lombok Barat yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara
——————————————————–
Jumat, 22 Mei 2015
Jurnalis      : Turmuzi,
Fotografer : Turmuzi,
Editor        : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...