Titiek Soeharto Membagikan 14 Traktor Bagi Petani Kulon Progo


CENDANANEWS (Kulon Progo) – Bersama Gapoktan Tani Makmur dan Ngudi Rukun di Kecamatan Lendah, Titik Soeharto, Rabu (7/5/2015) mengadakan Panen Raya padi. Kurang lebih 100 hektar sawah di wilayah Lendah sedang panen. Hadir menyertai Titik Soeharto Dirjen Pertanian Ir Aziz Hidayat, Bupati kulon progo Hasto Wardoyo, Dandim Kulon progo Letkol czi Cornel Rompas dan Kepala Dinas Pertanian Kulon Progo, Bambang.

“Bu Titiek adalah contoh wakil rakyat yang mau dan mampu membantu serta peduli terhadap para petani di wilayah Kulon progo” ujar Hasto Wardoyo. Menurut Hasto hasil dari panen di wilayah Kulon Progo terserap oleh Pemda melewati Bulog. Sehingga hasil panen ini terserap oleh pasar di wilayah ini tanpa perlu keluar wilayah.
Titiek Soeharto dalam sambutanya mengatakan “Sebagai negara agraris, seharusnya kita bisa swasembada pangan, apalagi disini sangat subur. Sepanjang jalan yang saya lewati sawah semua dan siap panen. Kita mampu dan pasti mampu” kata Titiek memberikan semangat pada para anggota Gapoktan.

“Wiwit”, pemotongan tumpeng sebagai bentuk syukur kepada Tuhan atas panen yang melimpah

Sebelum melakukan panen raya, Titiek melakukan “Wiwit”, pemotongan tumpeng sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan atas panen yang melimpah. Potongan tumpeng diserahkan kepada Kepala Desa. 
Setelah melakukan panen raya, Mbak Titiek bersama rombongan melanjutkan kegiatan sosialnya menuju ke Dinas Pertanian Kulon Progo untuk menyerahkan bantuan “hand tractor” sejumlah 14 unit dan pompa air. Dalam kesempatan ini, Dirjen Pertanian Ir Aziz Hidayat mengatakan “Tahun 1984, di masa Presiden Soeharto. Indonesia mendapat penghargaan dari FAO. Kita sekarang seharusnya mampu. Karena isu strategis ke depan adalah kemandirian pangan,sehingga dengan adanya bantuan peralatan alat pertanian ini, kita semua wajib untuk mensukseskan swasembada pangan, dan harus diketahui bahwa  bantuan ini betul-betul gratis” ,Kata Aziz Hidayat

Dalam kesempatan itu juga Dirjen mengatakan,indek pertanaman pangan di DIY Naik 1,8% dan merupakan tertinggi dari seluruh Indonesia. Apalagi alokasi dana dari pemerintah untuk pertanian 32,7 T termasuk di dalamnya bantuan alat pertanian, pupuk dan benih.
Perwakilan kelompok petani yang mendapat bantuan pompa dari Dusun 3 Krembangan Kecamatan Panjatan Waryono mengatakan “Bantuan ini amat sangat berarti bagi Gapoktan, selama ini kami kesulitan dalam pengairan sawah, harapanya dengan bantuan dari Bu Tietik ini hasil panen dapat lebih kami tingkatkan” kata Waryono.
Setelah menyerahkan bantuan,, Tietik Soeharto menuju Desa Sendangsari di Kecamatan Pengasih. Titiek  meresmikan jembatan ‘Pertanian’. Jembatan ini merupakan jembatan hasil karya dan bantuan Anggota TNI di wilayah Kodim 0731/KLP dan dibantu Mahasiswa UST (Universitas Sarjana Taman Siswa). Proses pembangunan jembatan “Pertanian” ini banyak dibantu oleh para petani di sekitarnya.
Kepala Desa Sendang Sari Sumbogo mengatakan, “Bantuan alat pertanian dari Bu Tietik dan batuan pembuatan jembatan dari Kodim Kulon Progo ini, seperti napak tilas atas jasa dan perjuangan serta Karya Presiden Soeharto” ujar Sumbogo

Jembatan “Pertanian”

Sumbogo mengucapkan terimakasih atas nama warga dan kelompok tani di daerah Dusun Pereng, Desa Sendang Sari, mengucapkan terima kasih. Ia juga berharap agar sebagai Tietik Soeharto sebagai wakil rakyat tetap membantu dan memperjuangkan para petani. 

Selain Kulon Progo, Titiek Soeharto juga akan mengunjungi sekaligus memberikan bantuan kepada petani dan masyarakat Kabupaten Bantul dan Gunung Kidul. Sebagaimana masa reses sebelumnya, Titiek selalu memilih mengisinya dengan mengunjungi konsituen dan memberikan bantuan konkrit sebagai bentuk kepedulian yang nyata bukan hanya janji kampanye belaka.
————————————————–
Kamis, 7 Mei 2015
Jurnalis : Muhammad Natsir/Bang Nasir
Foto : Muhammad Natsir/Bang Nasir
Editor : Sari Puspita Ayu
————————————————-
Lihat juga...