Warga Tasikmadu Malang, Kumpulkan Sampah untuk Bangun Masjid

Mesjid yang dibangun dari hasil Bank Sampah
CENDANANEWS (Malang) – Apa yang terlintas dibenak kita ketika mendengar kata “Sampah”?, pasti pertama kali yang melintas di benak kita adalah bau, kotor, jorok dan harus dijauhi. Sampah yang oleh kebanyakan masyarakat dianggap sebagai “musuh” ini, ternyata bisa dimanfaatkan oleh warga Jalan Simpang KH. Yusuf Perumahan Puri Kartika Asri RW 06 Kelurahan Tasikmadu Kota Malang untuk membangun sebuah tempat ibadah yaitu Masjid Al-Mustaqim.
Wagimin yang merupakan ketua Bank Sampah RW 06 dan juga Takmir Masjid menceritakan awal mula pembangunan Masjid Al-Mustaqim. Berawal dari keinginan warga RW 06 untuk memiliki sebuah Masjid, akhirnya pada bulan Januari 2012 tempat ibadah yang dulunya berbentuk Musholla ini mulai dibangun untuk dijadikan Masjid. Berbagai ide untuk bisa mendapatkan dana untuk pembangunan Masjid seperti melalui proposal, kalengan, hingga penggalangan dana melalui media online juga disampaikan oleh para warga dalam suatu pertemuan. Dari berbagai ide tersebut, rupanya Wagimin memiliki ide “gila” yaitu melakukan penggalian dana melalui pengumpulan sampah kering. Sebelum menyampaikan ide gilanya tersebut, dia sempat berfikir apa warga mau diajak untuk mengumpulkan sampah.
Bank Sampah
Wagimin mengaku awalnya memang hanya beberapa orang yang mau mengumpulkan sampah, bahkan tak jarang warga yang ragu dengan idenya tersebut. Namun setelah berjalan satu bulan, akhirnya warga RW 06 menyambut baik idenya untuk merubah sampah menjadi Rupiah untuk pembangunan Masjid.
Cara pengumpulan sampahnya yaitu dengan membagikan karung ke tiap-tiap untuk dijadikan tempat pengumpulan sampah kering. Setiap hari Minggu, sampah yang sudah terkumpul kemudian diambil oleh Tim dari Bank Sampah untuk kemudian dipilah-pilah kembali berdasarkan jenisnya.
“Dulu awalnya kami mengambil sampah dari warga dengan menggunakan gerobak sampah, sebelum akhirnya mendapat pinjaman mobil Pick-up dari salah seorang warga”, ujar sekertaris pembangunan Masjid, Rahmat yang ikut menemui Cendana News.
Tidak hanya Bapak-bapak yang aktif mengumpulkan sampah, Ibu-ibu juga setiap ada pertemuan dikelurahan tidak malu-malu untuk mengumpulkan sampah kering seperti gelas air mineral maupun kardus kue.
Rahmat juga  menjelaskan, bahwa tempat Bank Sampah dulunya bukan disini. Dulu tempat Bank Sampah berada di lokasi bekas tempat keranda Mayat di dekat Masjid. Karena Masjid sudah mulai dibangun pondasi akhirnya Bank Sampah di pindah di tanah Makam dan kemudian dengan menyisihkan hasil dari Bank Sampah, kemudian masyarakat membangun tempat Bank Sampah yang sekarang ini.
Wagimin kembali menjelaskan, sampah-sampah yang terkumpul dari para warga kemudia di jual ke Bank Sampah Malang (BSM) dan juga ke pengepul sampah. Dari hasil penjualan sampah tersebut, kemudian digunakan untuk membeli bahan-bahan seperti semen, bata dan yang lainnya untuk pembangunan Masjid.
“Alhamdulillah, setiap bulan hasil dari penjualan sampah berkisar 1,6 juta sampai 2 juta per bulannya,” jelasnya.
Rencana anggaran dana yang dibutuhkan untuk membangun Masjid Al-Mustaqim yaitu sekitar 750 juta, dan sampai sekarang dana yang sudah keluar mencapai 500 juta. Dana dari hasil penggalian dana melalui penjualan sampah selama 3 tahun sekitar 70 juta Rupiah. Sedangkan penggalian dana dari kalengan warga mencapai 80 juta dan sisanya melalui proposal dan donatur.
“Sampah yang dibiarkan akan menjadi musuh bagi Masyarakat, namun sampah yang di olah dengan benar akan bermanfaat bagi masyarakat, contohnya bisa digunakan untuk membangun Masjid”, ujar Wagimin.
Pembangunan Masjid sekitar 70% sudah jadi, bagian lantai bawah sudah jadi, sekarang tinggal pembangunan untuk lantai dua dan Kubah Masjid, jelas Tanto ketua RW 06.Jumlah warga yang mengumpulkan sampah sekarang semakin banyak karena kami memiliki Motto “dengan sampah, anda dapat membangun Masjid melalui Bank Sampah”.
Tanto sangat berharap ada tambahan donatur lagi baik dari Pemerintah, Swasta, perorangan atau siapapun yang ingin membantu baik berupa dana maupun dalam bentuk barang untuk pembangunan Masjid dan juga untuk pengembangan Bank Sampah kedepannya.
———————————————————- 
Kamis, 14 Mei 2015
Jurnalis     : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor       : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-
Lihat juga...