Antisipasi Kecurangan, Bawaslu dan KPU NTB Lakukan Kordinasi

Kantor Banwaslu NTB
MATARAM – Sebagai langkah antisipatif tindak kecurangan jelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) yang akan dilaksanakan secara serentak di Kabupaten Kota Nusa Tenggara Barat (NTB), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB, terus jalin komunikasi dan kordinasi lebih intensif dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. 
Pertemuan ini tidak terlalu formal namun, nilainya sangat bersar yakni untuk melakukan kordinasi  terkait pembahasan langkah-langkah strategis mencegah dugaan kecurangan pada Pemilukada.
“Supaya kejadian kecurangan yang sempat terjadi tahun lalu tidak terulang kembali pada Pilkada mendatang,” kata Ketua Bawaslu NTB, M. Khuailid di acara silaturrahmi dengan Ketua KPU NTB di Mataram, Sabtu (6/6/2015).
Khualid mencontohkan, ada beberapa catatan Bawaslu ditahun lalu, dimana ditemukan pemilih ganda, NIK in Valid, juga dua orang nama sama tapi satu NIK, termasuk banyak pemilih menggunakan KTP, setelah dikroscek pada DPT terjadi kelebihan pencoblosan.
Oleh karena itu, agar tidak terjadi kesalahan sama, Bawaslu menghimbau dan meminta kepada masyarakat pro aktif mendukung proses pemutahiran data pemilih.
Terpisah Ketua Divisi Teknis KPU NTB, Suhardi mengatakan untuk meminalisir terjadinya kesalahan, saat ini jajaran KPU sedang melakukan pemutahiran data bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan PPK serta PPS dilapangan.
“Kami juga ingin Pilkada ini berjalan lancar dan aman tanpa ada kesalahan lagi,” pungkasnya.
——————————————————-
Sabtu, 6 Juni 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...