BKPP Pantau Harga Komoditas di Pasar Wates dan Bantul

KULON PROGO –  Untuk pastikan stok dan harga komoditi pokok stabil di pertengahan bulan Ramadhan tahun 2015. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DI. Yogyakarta mengadakan pantauan rutin di pasar wilayah Kulonprogo dan pasar Bantul  dari 23 hingga27 Juni 2015. 
Dalam pantauan langsung ini pada tingkat pengecer di pastikan harga harga masih berfluktuatif namun masih dalam taraf normal. Pantauan ini juga sebagai bentuk antisipasi atas informasi dari masyarakat atas peredaran bahan makanan palsu, kadaluarsa, dan tak layak Konsumsi.
Kasubid Harga Pangan BKPP DIY, Sumaryatin mengatakan, harga beberapa bahan pangan saat ini justru mengalami penurunan. Disebutkan, antara lain bawang merah dan daging ayam. Harga bawang merah yang sepekan lalu Rp 35 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 20- 25 ribu per kilogram.
“Daging ayam potong juga turun sekitar Rp 5.000,” katanya, saat pantauan di Pasar Wates.
Sementara beberapa bahan naik harga antara lain cabai merah keriting dan cabai hijau. Kenaikannya antara Rp 1.000 – Rp 2.000 per kilogram. 
“Belum ada perubahan menonjol dan signifikan Harga termasuk stabil,” lanjutnya.
Untuk ketersediaannya, dia memastikan stok pangan di Kulonprogo aman. Kebutuhan masyarakat akan beras, daging ayam, daging sapi, bawang merah, telur ayam dan cabai dipastikan cukup selama ramadan ini. 
“Untuk komoditi beras bahkan ketersediaan barang hingga empat bulan ke depan,”katanya.
Untuk itu BKPP menegaskan agar masyarakat tidak panik dan memborong bahan pangan. Bila Komitmen ini  tetap terjaga, harga harga hingga lebaran nanti di pastikan Stabil.
Seorang pedagang daging ayam Muryati,mengakui harga daging ayam saat ini turun. Meski demikian, tidak ada pengaruh atas perubahan harga tersebut.
“Saat ini pembeli sepi. Nampaknya masyarakat sedang berhemat, puncaknya nanti menjelang lebaran kurang sehari” katanya. Selain daging ayam,pada los daging sapi,juga tidak di temukan daging sapi Glongongan.
Selain pantauan harga dan ketersediaan bahan pangan, BKPP juga memantau peredaran merica palsu. Sejauh ini di Kulonprogo tidak ditemukan produk tersebut.
——————————————————-
MINGGU, 28 Juni 2015
Jurnalis       : Mohammad Natsir
Fotografer : Mohammad Natsir
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...