BPJS Ketenagakerjaan Kenalkan Jaminan Sosial Pada Pekerja Informal

Pengenalan BPJS pada pekerja informal
BALIKPAPAN – BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan memperkenalkan jaminan sosial Ketenagakerjaan kepada pekerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) di lapangan Merdeka Balikpapan, hari ini (14/6/2015).
Menurut Kepala Kantor BPJS Wilayah Kalimantan Afdiwar Anwar, mulai 1 Juli 2015 ini program BPJS ketenagakerjaan akan beroperasi penuh dengan program jaminan kecelakaan, hari tua, dan kematian.
“ Khusus pekerja informal atau BPU wajib mengikuti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan hari tua. Di Kalimantan itu sekitar 5 juta orang tapi pekerja informal lebih dari itu,” katanya usai pengenalan kepada masyarakat.
BPU diantara pekerja ojek, pkl, pedagang pasar, petani, tukang susu, loper Koran, dokter, notaries danlainya.
“Sekarang pemerintah tidak lagi memperlakukan diskirminasi atau pembatasan jaminan kepada sektor informal. Mereka wajib untuk dilindungi,” tandasnya.
Sayangnya di Indonesia, jaminan kesehatan maupun jaminan social ini masih merupakan kewajiban bukan suatu kebutuhan.  
“ Ini perlu diedukasi dan beri pemahaman terus menerus agar budaya ini berubah. Kita akan beri kemudahan dengan pemanfaatna BPU online cukup membawa KTP. Biaya Rp28 ribu /bulan,” imbuhnya.
BPJS Kalimantan menargetkan tahun 2015, 99 ribu untuk wilayah Kalimantan dan Balikpapan sebanyak 24 ribu dapat menjadi peserta.
Dalam pengenal BPJS Ketenagakerjaan ini, empat pekerja BPU ikut ambil bagian menerima kartu secara simbolis dari BPJS Ketenagakerjaan yang diserahkan walikota Balikpapan kepada tukang ojek, tukang jahit, pedagan kaki lima.
——————————————————-
Minggu, 14 Juni 2015
Jurnalis       : Ferry cahyanti
Fotografer : Ferry cahyanti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...