BPOM Padang Lakukan Pengujian 26 Sampel Pasar Pabukoan

PADANG – Setelah melakukan sidak ke pasar Pabukoan, mulai dari kemarin hingga hari ini (Rabu 24/6/2015). Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Padang, Sumatera Barat (sumbar) melakukan serangkaian uji laboratorium terhadap 26 sampel makanan yang diambil tersebut.
“Sampai hari ini,  kami masih melakukan pengujian terhadap 26 sampel tersebut. Apakah sampel makanan tersebut ada yang mengandung zat berbahaya atau tidak. Untuk mengetahui hasilnya butuh waktu beberapa hari,” ujar Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen BPOM Padang, Asrianto pada awak wartawan, Rabu sore.
Asrianto menjelaskan,  sampel makanan tersebut akan diuji untuk mengetahui apakah ada kandungan zat dilarang seperti boraks, formalin, rodamin dan zat berbahaya lainnya.
“Jika kami telah selesai melakukan uji coba dan menemukan adanya sampel yang mengandung zat berbahaya, maka kami akan melaporkannya kepada pemerintah. Tentunya untuk eksekusi akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan,”  lanjut Asrianto.
BPOM tidak akan langsung mengeluarkan hasil begitu saja, menurut Asrianto agar data lebih akurat butuh pengujian di laboratorium dengan berbagai prosedur pengujian. Sehingga, hasilnya benar-benar  valid.
Asrianto menjelaskan, makanan yang dicampur boraks biasanya pada gorengan, bakso, kerupuk sehingga menjadi lebih renyah dan tahan lama. Sedangkan  rodamin adalah pewarna tekstil yang dicampurkan pada makanan seperti cendol, kolang kaling sehingga warnanya menjadi lebih mencolok, sedangkan formalin digunakan sebagai pengawet pada tahu dan mie agar makanan lebih tahan.
“Untuk Ramadhan 1436 Hijriah BPOM menggunakan tiga mobil laboratorium untuk mengawasi jajanan di Pasar Pabukoan untuk diambil sampel memastikan tidak ada zat berbahaya. Mobil itu dioperasikan di pasar tradisional yang menjual menu buka puasa untuk melakukan pengujian apakah ada makanan yang mengandung bahan berbahaya” pungkasnya.
——————————————————-
RABU, 24 Juni 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad?
Fotografer : Muslim Abdul Rahmad?
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...