Bupati Kulon Progo Lelang Batu Akik untuk Bedah Rumah Warganya

Bupati Kulon Progo dalam Bazar Batu Akik

KULON PROGO –  Memamfaatkan Booming batu akik dikalangan masyarakat, Bupati Kulon Progo melelang batu akiknya didalam bazar yang diadakan di depan rumah dinas pada Sabtu dan Minggu, 13-14 Juni 2015. Dana hasil pelelangan akan digunakan untuk membedah rumah warga yang tidak layak huni.
“Selain mempromosikan batu akik khas Kulon Progo, dana hasil lelang akan digunakan untuk perbaikan rumah warga,”kata Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo melalui Penanggungjawab aktivitas, Johan Arif Budiman di daerah setempat, Minggu (14/6/2015). 
Disebutkan, kegiatan yang diikuti 25 stand dari pedagang lokal dan luar kota terselenggara karena di motori Komunitas Perduli Potensi Alam Lokal (FP2AL) Kulonprogo  yang menjadi ajang publikasi usaha rakyat serta optimalisasi potensi alam lokal Kulonprogo dan penambahan ekonomi untuk perajin batu akik di kabupaten ini.
Panitia Pameran Batu Akik/Batu Mulia Kulonprogo,  Darisman menyebutkan, pihaknya optimis pameran bertopik ‘Batu Akik Kulonprogo Menembus Batas’ bakal berhasil. Lantaran terkecuali tengah booming batuk akik, moment diselenggarakan berbarengan dengan agenda teratur tahunan pemkab, upacara kebiasaan Nyadran Agung yang di hadiri beberapa ribu orang termasuk juga warga perantau Kulonprogo dari beragam daerah. 
“Terlebih ada pasar malam, sangatlah meriah, ” kata Darisman Panitia Pameran Batu Akik/Batu Mulia Kulonprogo dalam pembukaan sesusai acara Nyadran Agung 2015.
Menurutnya pameran serta batu akik/batu mulia Kulonprogo amat perlu. mengingat orang-orang sampai kini belum pernah tahu bila di lokasi kabupaten ini mempunyai potensi bahan batu akik berkwalitas bagus salah satunya panca warna serta lavender.
Hal senada juga disampaikan Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo. Dia menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan kesempatan menyampaikan kepada masyarakat luas tentang batu mulia yang di miliki olek kabupaten ini.
Bahkan menurut para kolektor dan perajin batu akik, berani mengklaim batu akik panca warna asal Kulonprogo adalah yang paling baik dibanding panca warna yang di kenal orang-orang sampai kini.
Bupati Hasto menyambut positif pameran. Bazar dan pameran ini  turut menyemarakkan upacara Nyadran Agung yang di hadiri ribuan masyarakat. Sehingga arena ini dapat lebih memperkenalkan potensi alam lokal Kulonprogo sekalian pemberdayaan ekonomi kerakyatan juga sebagai implementasi Program Bela serta Beli Kuloprogo. Bahkan bupati menambahkan. Kemajuan tehnologi dapat di kalahkan dengan Idiologi. 
“Idiologi ekonomi lokal, bela beli kulon progo harus nyata” katanya, sambil mengiyakan melelang salah satu koleksi batu akik motif junjung derajat dan hasil lelangan untuk membantu bedah rumah warganya.

——————————————————-
Minggu, 14 Juni 2015
Jurnalis       : Mohammad Natsir
Fotografer : Mohammad Natsir
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...