Bus Trayek Rajabasa – Bakauheni Banyak Tak laik Jalan

Kaca Pecah pada Mobil
LAMPUNG – Kendaraan angkutan umum angkutan massal jenis bus trayek terminal Rajabasa Bandarlampung – Terminal Pelabuhan Bakauheni Lampung diperiksa oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan. Pemeriksaan fisik serta administrasi tersebut dilakukan jauh jauh hari sebelum pelaksanaan angkutan Lebaran 1436 Hijriyah bagi semua jenis kendaraan angkutan umum termasuk bus, travel antar Kabupaten dan antar kota di Lampung.
Dinas Perhubungan Lampung Selatan bahkan secara spontan melakukan pemeriksaan terhadap bus bus yang parkir di terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan. 
“Kami melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa kelaikan kendaraan trayek tujuan terminal Rajabasa Bandarlampung dan Bakauheni Lampung Selatan,”ungkap Deni Wirawan kepada CND di terminal Bakauheni Kamis(25/6/2015).
Deni Irawan selaku Kasi prasarana keselamatan angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan sekitar 14 kendaraan jenis bus telah dilakukan pemeriksaan fisik dan administrasi.
Dari sekitar 14 bus trayek terminal Rajabasa Bandarlampung dan Bakauheni tersebut ditemukan sekitar 12 kendaraan diantaranya tak laik jalan. Sementara yang laik jalan hanya 2 bus baik secara administrastif maupun secara fisik.
“Bagi bus yang laik jalan langsung ditempeli stiker kendaraan angkutan mudik lebaran 1436 Hijriyah dan bagi yang belum laik masih diberi kesempatan untuk melengkapi,”ungkap Deni Irawan.
Beberapa item yang diperiksa oleh Dinas Perhubungan Lampung Selatan dalam pemeriksaan di terminal kedatangan Pelabuhan Bakauheni tersebut diantaranya mencakup mesin, sistem pengeremen, ban, lampu, wiper dan fasilitas tanggap darurat. Sedangkan untuk administrasi meliputi surat izin, KIR dan kartu pengawasan.
Banyak Bus Alami Kaca Pecah Akibat Lemparan Batu
Sementara itu saat dilakukan pemeriksaan kaca kaca kendaraan yang ada di Pelabuhan Bakauheni sebagian besar kendaraan tersebut mengalami pecah kaca. Menurut beberapa sopir kaca pecah tersebut terjadi akibat lemparan kaca oknum tak bertanggung jawab.
“Sebagian besar kaca kaca kendaraan ini dilempar oleh orang di jalur Jalan Lintas Sumatera di salah satu titik kami selalu dilempari,”ungkap Ahmad salah satu sopir.
Para sopir tersebut mengeluhkan kurangnya pengawasan dari Polres Lampung Selatan dalam menjaga keamanan di Jalan Lintas Sumatera terutama oknum yang sering melempari kendaraan jenis bus yang melintas.
“Kami berharap anggota polisi melakukan patroli rutin agar keamanan di jalan raya bisa lebih ditingkatkan karena kami selalu dilempari dengan kerikil,”tambah Ahmad.
Sementara Kasi prasarana keselamatan angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan itu Deni Irawan mengungkapkan sebagian besar kendaraan yang dicek mengalami kerusakan pada kaca depan dan kaca samping. Ia mengaku akan berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan mendapat laporan dari para sopir tersebut.
“Banyak faktor yang mengakibatkan kendaraan tersebut dilempari apakah mereka ngebut, atau memang ada oknum iseng yang sengaja melempari kaca busa tersebut nanti akan dilakukan pemeriksaan dilapangan berkoordinasi dengan Polres Lampung Selatan,”ungkap Deni.
Selain bus, puluhan kendaraan travel trayek Bakauheni ke kota kota di Provinsi Lampung juga dilakukan pengecekan. Sebagain travel dari sekitar puluhan perusahaan travel rata rata laik jalan dan langsung dipasangi stiker angkutan mudik lebaran 1436 Hijriyah.
Deni mengungkapkan sebagian besar kendaraan masih akan diperiksa lagi di terminal Rajabasa, sebab sistem yang digunakan Dishub Lampung Selatan menggunakan sistem “menjaring” dimana kendaraan yang belum diperiksa di Bakauheni akan diperiksa di terminal Rajabasa dan sebaliknya jika belum diperiksa di Rajabasa akan diperiksa di Bakauheni.
“Kami masih memberi waktu bagi para penguasaha bus dan travel untuk melengkapi kelengkapan fisik dan administrasi agar bisa dipergunakan untuk angkutan lebaran,”ungkapnya.
Bagi kendaraan yang tak laik jalan baik dari persyaratan fisik maupun administrasi kendaraan tersebut tidak akan diiizinkan mengangkut penumpang lagi.Tindakan tegas tersebut akan ditetapkan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.

——————————————————-
KAMIS, 25 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...