Dana Aspirasi DPR RI Senilai 20 Miliar Rawan Disalahgunakan

Muharrar Iqbal
MATARAM – Ketua Bidang Dakwah dan Pengkajian Agama, Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Muharrar Iqbal menilai usulan DPR RI tentang dana aspirasi yang mencapai Rp 20 Miliar rentan dengan penyalahgunaan, penyunatan bahkan
penggelembungan.
Bahkan berpotensi sebagai satu pintu masuk terjadinya korupsi. Oleh karena itu Pemuda Muhammadiyah tidak setuju dengan tersebut.
“Kita kurang setuju dengan ide itu sebab salah satu pintu masuk terjadinya korupsi dan rentan dengan penyalahgunaan dan pertanggungjawaban,” ujarnya di Mataram, Sabtu (13/6/2015).
Menurutnya, beberapa kasus di daerah menunjukan dana aspirasi menjadi pintu masuk peluang korupsi. Dimana, nilai dana aspirasi DPRD tidak sesuai dengan apa yang ditandatangani. Sehingga diperlukan antisipasi dan pencegahan agar peristiwa tersebut tidak terjadi.
Oleh karena itu, pihaknya menilai sebaiknya usulan dana aspirasi sebesar Rp 20 Miliar ditinjau ulang. Bahkan sebaiknya DPR berkonsentrasi memberikan perhatian terhadap jalannya pemerintahan.
“DPR RI sebaiknya mengingatkan pemerintah untuk bekerja dengan baik dalam semua sektor pembangunan, peningkatan sumber daya manusia dan penyelamatan aset negara. Dia harus berkonsentrasi daripada membahas dana aspirasi,” katanya.
Ia mengungkapkan usulan DPR tentang dana aspirasi sebagai wujud perhatian kepada masyarakat terutama konstituen. Namun, hal itu menjadi tidak menarik tatkala dana aspirasi sangat rawan dan berpotensi menjadi ruang korupsi.
“Usulan dana aspirasi tidak tepat mengingat kondisi perekonomian masih terpuruk. Dimana, nilai kurs rupiah dan daya beli masyarakat yang cenderung menurun. Selain itu, banyak event-event pemerintahan yang menyita keuangan Negara,”katanya.
——————————————————-
Sabtu, 13 Juni 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...