hut

Daun Kelor dapat Meningkatkan Kesehatan Anak Gizi Buruk

Talkshow Kesehatan dunia dalam sepucuk daun kelor
CENDANANEWS (Malang) – Daun kelor merupakan salah satu jenis sayuran yang sekarang ini populer. Daun tersebut mengandung berbagai antioksidan tinggi yang dapat melindungi tubuh dan juga secara alami mengandung 18 dari 20 asam amino yang dapat diserap oleh tubuh.
“Berdasarkan hasil riset RSUD Waluyo Jati Probolinggo, kandungan zat gizi yang lengkap pada daun kelor dapat meningkatkan status kesehatan anak gizi buruk,”kata Dosen Poltekes Jurusan Gizi, Agus Heri, S.TP.,M.Si saat memberikan materi dalam Talkshow kesehatan dengan mengambil tema “Kesehatan Dunia Dalam Sepucuk Daun Kelor” di Grandhall Matos Malang, Rabu (3/6/2015).
Disebutkan, Daun kelor juga memiliki manfaat yang cukup banyak bagi tubuh manusia seperti dapat menyehatkan kulit dan mata, mencegah kanker, mengobati rematik dan mengatasi penyakit diabetes serta masih banyak lagi manfaat daun kelor bagi manusia.
Acara yang diselenggarakan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang jurusan Gizi juga mengundang Dokter Umum Spesialis Herbal, dr. Zainal Gani yang membawakan materi “Agrobisnis dan Agroekologi Kelor”.
Dia mengaku tidak mudah untuk menanam tanaman kelor. Dirinya dulu pernah menanam tanaman kelor dilahannya dengan luas 3 hektar dengan jarak tanam 2×2 meter, namun yang hidup dan tumbuh hanya 10 tanaman. 
“Moringa oleifera atau kelor ini tanaman cukup unik karena susah untuk hidup dan tumbuh namun kalau sudah hidup susah matinya,” ujar Zainal.
Untuk menanam kelor langkah yang haru dilakukan adalah tanah di olah dan digemburkan kemudian diberi pupuk organik lalu tanaman kelor ditanam. Untuk menanam dau kelor sebaiknya menjelang musim penghujan agar tidak perlu disiram. Setelah tanaman hidup dan tumbuh cukup besar kemudian potong sekitar satu meter untuk merangsang pertumbuhan cabang. Sekitar umur 1-2 tahun tanaman kelor sudah bisa dpanen, jelas Zainal. Daun kelor juga bisa dijadikan teh daun kelor dengan cara dikeringkan, tambahnya.

Selain itu, Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang Jurusan Gizi juga menggelar Pameran Gizi Nut fair 2015. Dalam pameran gizi ini banyak di tampikan berbagai makanan yang berbahan Daun Kelor.

Daun kelor yang mempunyai banyak khasiat bagi tubuh manusia karena mengandung banyak vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan oleh manusia. Daun kelor yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera ini rupanya selain bisa diolah menjadi sayur juga bisa dijadikan bahan campuran untuk membuat jajanan yang lezat dan menyehatkan seperti yang terlihat di stan tester makanan.

Di stan ini banyak disediakan berbagai jenis makanan dari berbahan campuran daun kelor seperti nastar daun kelor, nugget daun kelor, bakso daun kelor, empek-empek daun kelor, mie daun kelor dan juga kue bolu kukus daun kelor. Di stan ini pengunjung bisa mencicipi sepuasnya makanan berbahan daun kelor dan juga bisa bertanya cara pembuatannya.

Menurut Putri salah satu panitia yang menjaga stan tester menjelaskan bahwa sebelum mencampurkan daun kelor dengan bahan-bahan lain, sebaiknya daun kelor terlebih dahulu di rajang hingga menjadi potongan yang lebih kecil lagi kemudian direbus selama kurang lebih satu menit untuk menghilangkan bau lengur daun kelor. Setelah itu daun kelor baru bisa dicampur dengan bahan-bahan lainnya.

Daun kelor juga bisa dijadikan tepung dan berdasarkan penelitian, tepung daun kelor memiliki zat besi lebih tinggi daripada daun kelor segar. Tepung daun kelor ini juga bisa digunakan sebagai bahan campuran membuat kue, ujar Putri.

Selain makanan berbahan dari daun kelor, di pameran gizi ini juga digelar pemeriksaan kesehatan gratis meliputi tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, lemak tubuh dan juga pemeriksaan tebal lemak. Nampak para pengunjung mengantri untuk memeriksakan kesehatan mereka. Disini pengunjung juga bisa berkonsultasi gratis mengenai gizi di beberapa stan pemeriksaan gizi yang telah disiapkan panitia.

——————————————————-
Rabu, 3 Juni 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!