Dinkes Ambon Himbau Warga Waspadai Penyakit di Musim Penghujan

Sudut Jalan A.Y PATTY Kota Ambon yang habis diguyur hujan pada Selasa 9 Juni 2015
AMBON – Memasuki musim penghujan, dimana dalam sepekan terakhir intensitas curah hujan mulai tinggi. Kondisi tersebut dapat membawa berbagai bahaya penyakit yang dapat menyerang warga, semisal Demam Berdarah (DBD), infeksi saluran pernapasan (ISPA), malaria, kulit dan diare. 
Hal tersebut di sampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Treesje Tory kepada wartawan, Selasa (9/6/2015).
Disebutkan, di musim penghujan seperti sekarang warga Kota Ambon dan sekitarnya harus mewaspadai dampak perubahan pola penyakit yang dipicu akibat kondisi lingkungan.
“Penyakit yang harus diwaspadai saat musim hujan seperti DBD, ISPA, malaria, kulit dan diare,”katanya.
Menurutnya, langkah utama sebagai pencegahan terkait ancaman berbagai gangguan penyakit itu adalah menjaga pola hidup bersih dan sehat.
“Ya antisipasi sangat penting guna menghindari timbulnya penyakit di musim hujan saat ini, warga harus menjaga pola hidup yang bersih dan sehat agar nyamuk yang merupakan penyebar penyakit DBD tidak bisa berkembang biak,” jelasnya.
Dikatakan, berbagai upaya harus dilakukan yakni membersihkan lingkungan dan pemberantasan sarang dan jentik nyamuk, agar tidak kotor yang berdampak pada timbulnya penyakit.
Ia mengaku, antisipasi warga terhindar dari DBD dan lain-lain, dilakukan dengan gerakan pemberantasan sarang dan jentik nyamuk (PSJN), serta pelatihan kader pantauan jentik berkala (PJB) yang dilakukan di tempat umum yakni lingkungan perumahan warga, sekolah dan lokasi kantor.
Kader PJB yang terdiri dari gerakan Pramuka, korps sukarela (KSR) di sekolah-sekolah, PKK dan karang taruna di setiap desa yang ada di Kota Ambon.
Selain itu pihaknya juga melakukan fogging diseluruh desa dan kelurahan sebelum terjadi penularan. Dengan tujuan membunuh nyamuk dewasa agar tidak berkembang biak.
Disamping itu, merubah perilaku hidup bersih seperti minum air yang sudah masak, cuci tangan sebelum makan, makan makanan yg sehat, minum air yang bersih.
“Karena pada prinsipnya semua terpulang kepada perilaku masyarakat sendiri. Kami hanya sekedar memberikan penyuluhan dan motivasi, untuk merubah perilaku harus datang dari setiap pribadi,”katanya.
——————————————————-
Selasa, 9 Juni 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Fotografer : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...