DPRD Mabar Anjurkan Langkah Hukum Selesaikan Polemik Pantai Pede

‘Save Pede’ – Gerakan Masyarakat Menolak Alihfungsi Pantai Pede
FLORES – Pengelolahan Pantai Pede di Labuan Bajo, Flores, NTT, ke arah yang lebih baik hingga kini masih ditengarai polemik antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT dan masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).
Menurut Ketua DPRD Mabar, Mateus Hamsi, upaya menyelesaikan polemik pengelolahan Pantai Pede lebih tepat kalau ditempuh melalui langkah hukum.
“Saya kira kita kembali ke aturan ‘kali pa. Kalau bisa melalui upaya hukum aja sebaiknya,” ungkapnya ketika ditanyakan apa langkah strategis menurut pihak DPRD Mabar, Kamis (18/06/2015).
Mateus Hamsi
Mateus mengakui, pihaknya mendukung strategi pengelolahan Pantai Pede diberikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Mabar. “Tapi masalahnya menyangkut hak milik,” ujarnya.
Sejauh ini, status kepemilikan Pantai Pede masih berada dipihak Pemprov NTT. Posisi ini yang telah menguatkan langkah Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, beberapa waktu lalu untuk menyerahkan pola manajemen Pantai Pede kepada PT Investama Manggabar milik Ketua DPR, Setya Novanto, tanpa jajak pendapat masyarakat Mabar.
Alhasil, langkah Gubernur NTT ternyata ditentang keras oleh masyarakat Mabar. Pelbagai gerakan penolakan pun tampak diperlihatkan oleh masyarakat Mabar dari pelbagai kalangan. Semua menolak Pantai Pede diserahkan kepada pihak ketiga yang pasalnya hendak membangun hotel kelas bintang di area tersebut.
Situasi sempat berubah. Gubernur NTT tampak diam selama beberapa bulan pasca kedatangan stafnya, yang hendak mensosialisasikan pembangunan hotel di Pantai Pede, ditolak masyarakat Mabar.
Sekarang upaya Gubernur NTT mengalihfungsikan Pantai Pede dari sebagai ruang publik ke ruang privat (lokasi perhotelan) tampak kembali menguat. Ketika ditanyakan sikap oleh CND, DPRD Mabar mengakui, tidak sejalan dengan langkah Gubernur NTT.
“Kita ingin memang Pantai Pede itu dikembalikan ke Pemerintah Manggarai Barat untuk kelolanya. Yang mengatakan itu hukum,” tegas Ketua DPRD Mabar, Kamis (18/06/2015).
——————————————————-
KAMIS, 18 Juni 2015
Jurnalis       : Fonsi Econg
Fotografer : Istimewa
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...