Gubernur Jatim Tawarkan Kerjasama pada Konjen Jepang

Gubernur Jawa Timur, Soekarwo
SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo atau yang lebih dikenal dengan pakde Karwo terus memperkuat hubungan yang baik dengan Jepang. Penawaran yang dilakukan yaitu pembangunan smelter dan standarisasi tenaga kerja di Jawa Timur.
Hal ini dilakukan guna menghadapi MEA. Jika pembangunan smelter bisa dilakukan maka penyerapan tenaga kerja juga tinggi di Jawa Timur, mengingat peraturan pemerintah mengenai ekspor sumber daya alam dari Indonesia sekarang diperketat.
“Jika biasanya mereka membawa bahan baku ke Jepang, tetapi dengan adanya kerjasama pembangunan smelter maka pengolahan bahan baku bisa dilakukan di Jawa Timur.” Ujar pak de Karwo saat menerima kunjungan dari Konjen Jepang Yoshiharu Kato di Gedung Grahadi beberapa waktu lalu.
Saat ini sudah ada peraturan mengenai ekspor sumber daya alam dari Indonesia, sehingga hal ini merupakan peluang bagus untuk membangun kerja sama dengan Jepang melalui pembangunan smelter. Untuk itu pemerintah Jatim memberikan kemudahan mulai dari lahan, power plant, perijinan dan penyediaan buruh.
Kerja sama lain yang diharapkan berjalan lancar yaitu tenaga kerja. Pemprov menginginkan standarisasi pekerja tidak dilakukan di Jepang namun bisa dilakukan di Jawa Timur melalui Balai Latihan Kerja.
Konjen Jepang, Yoshihru Kato mengungkapkan, kegembiraannya bisa tinggal dan bertugas di Jawa Timur yang dianggap aman dan masyarakat yang kooperatif dalam kerja sama. Situasi perpolitikannya kondusif. Pihaknya akan menyampaikan potensi baik ini ke pengusaha di Jepang.
——————————————————-
Kamis, 11 Juni 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...