IKAPPI Sesalkan Lambannya Pemerintah Tangani Pasar Lembang

JAKARTA – Dewan pimpinan pusat ikatan pedagang pasar indonesia (DPP IKAPPI ) menyesalkan lambannya Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam menangani para pedagang korban kebakaran pasar panorama Lembang. 
“Kami melihat tidak ada itikad sepenuh hati yang di tunjukan oleh Bupati maupun instansi terkait untuk segera meringankan beban pedagang korban kebakaran. Hal tersebut terlihat jelas dari terkatung katungnya penempatan pasar darurat. Ini merupakan potret buruk yang seharusnya tidak terjadi,”kata Ketua Abdullah Mansuri melalui press release yang diterima CND, Kamis (25/6/2015) .
Menyikapi kondisi tersebut, DPP IKAPPI merekomendasikan beberapa hal diantaranya, Pemerintah harus lakukan komunikasi dengan pedagang untuk pembangunan pasar darurat. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan kenyamanan bagi korban kebakaran dalam berusaha.
“Sekarang banyak muncul pedagang dadakan yang bukan korban kebakaran. Bila ini semakin dibiarkan akan semakin membuat para korban kebakaran terjepit. Pemkab tidak boleh abai begitu saja dengan situasi ini,”katanya.
Hal penting lainnya adalah lokasi pasar darurat harus atas dasar persetujuan pedagang. Artinya seluruh pedagang harus dilibatkan dalam penentuan lokasi ini tanpa terkecuali. Pemerintah Daerah tidak boleh menentukan secara sepihak lokasi pasar darurat. 
“Karena ini menyangkut hajat hidup banyak orang yang menentukan laju ekonomi daerah,”sebutnya.
Dan hal yang harus menjadi perhatian penting dari pemerintah adalah tidak melibatkan pihak asing dalam pembanguna pasar. Karena hal tersebut dinilai makin memberatkan pedagang yang menjadi korban kebakaran.
Haram hukumnya membangun pasar lembang yang terbakar menggunakan dana investor. Pasar lembang harus dibangun menggunakan sumber sumber dana daerah, provinsi dan pusat. Untuk itu, pedagang tidak boleh di pungut biaya sepeserpun saat penempatan kembali pasar lembang. 
“Mereka sudah tertimpa musibah kebakaran, sangat tidak manusiawi dan jauh dari rasa keberpihakan kepada rakyat bila mereka harus membayar untuk dapat menempati kembali pasar tersebut,”katanya.
Untuk mewujudkannya, proses pembangunan pasar lembang menjadi perhatian khusus bagi DPP IKAPPI. 
“Maka kami akan mengawal proses ini sampai akhir,”katanya.
——————————————————-
KAMIS, 25 Juni 2015
Sumber       : DPP IKAPPI
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...