Industri Logam Bali Mulai Mengarah ke Alat Pertanian Mandiri

Mesin Mebat Multifungsi Produk Lokal Bali
CENDANANEWS (Denpasar) – Perkembangan industri logam dalam beberapa waktu belakangan mengalami pasang surut. Meyikapi hal tersebut, pelaku industri logam coba lebih memberanikan diri membuat mesin-mesin pertanian.
Pande Djegog, dengan Perusahaan Bali Mesin miliknya coba mencetak alat-alat mesin listrik inovatif dengan biaya produksi yang cukup masuk akal. Kegunaannya pun bisa sebagai mesin usaha kecil atau hanya kelengkapan rumah tangga.
Mesin penghalus bumbu/mesin blender bumbu, diperuntukkan bagi pengusaha kecil yang menjual bumbu-bumbu dapur dihaluskan agar siap masak, seperti cabe, bawang merah, bawang putih, bumbu rendang, dan lain sebagainya. Alat ini dapat juga dipergunakan oleh pemilik restoran besar untuk kebutuhan pengolahan bumbu.
“Masih ada mesin-mesin inovatif lainnya seperti mesin Pengiris bawang, mesin parut kelapa, dan mesin Mebat Multifungsi, ini produk-produk baru kita untuk dunia pertanian Bali,” tutur Pande, pemilik Bali Mesin dan UD Pande Djegog di Denpasar.
Pande sering berkomunikasi pengembangan sistem teknologi alat-alat pertanian berikut perkembangan terbaru agraria dengan rekan-rekannya sesama pengusaha bahkan langsung dengan para petani. Sedangkan untuk sinergi promosi dan pemasaran kerapkali ia lakukan dengan Disperindag Denpasar, seperti saat Pameran Industri logam bulan lalu di Lapangan Puputan Badung.
Hal Serupa juga dilakukan sekaligus di alami Gabungan Nelayan dan Tani Indonesia. Bersama beberapa gabungan masyarakat tani lainnya mereka mencoba melakukan terobosan dengan Traktor Penarik beban dan pembajak sawah.
Komang Suardika dari Gabungan Nelayan dan Tani Indonesia belum ada target maupun rencana kedepan, karena apa yang dilakukan bersama teman-temannya ditujukan untuk penggunaan dikalangan intern perkumpulan serta masyarakat Tani sekitar. 
“Belum terpikirkan pengembangan ke arah produksi massal yang profit karena dana tidak mencukupi, walaupun impian dan keinginan ke arah itu selalu ada dan kuat,” ujar Komang Suardika.
——————————————————-
Senin, 1 Juni 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...