hut

Ini Filosofi Isi Rantang, dan Kemajuan Tradisi Yang Melebihi Zaman

kacimuih [net]
PADANG – Entah darimana asalnya, masyarakat Minang sudah mengerti table manner tanpa pernah ada mata pelajaran tertentu seperti ilmu gastronomi saat mereka sekolah dahulu. Kenapa begitu? Dalam tata cara makan ala eropa tersebut, banyak diatur apa yang harus dimakan dahulu, attitude dan hal-hal lainnya bahkan soal letak sendok.
Di masyarakat tradisional Minangkabau, etika itu sudah ada jauh sebelum Belanda menjadi penjajah di Ranah Bundo Kanduang ini. Dalam  tradisi manjalang mintuo / maanta konji  atau maanta pabukoan , hal ini jelas tergambar dalam bagaimana isi di setiap rantang yang di bawa oleh menantu dalam tradisi ini. Dari data Badan Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Padang, Rantang yang dibawa dalam tradisi ini rata-rata memiliki empat tingkat rantang yang memiliki menu berbeda di setiap rantangnya.
Disetiap rantang itu, berisikan beberapa menu layaknya makan ala eropa. Ada  menu pembuka atau Appetizer. Biasanya dalam rantang tersebut memiliki cindua (cendol), bubua (bubur) Konji (sejenis bubur), kacimuih (bubur yang kental).
Lalu, ada main course  atau makanan utama. Di menu ini makanan berat akan jadi sajian, nasi, rendang, cancang, aneka gulai tidak ketinggalan. Untuk makanan penutup yang di kenal dengan istilah dessert dalam table manner, buah-buahan jadi pilihan.
Meski di setiap daerah Minangkabau memiliki perbedaan dalam menu yang di tawarkan, tetap saja menu pembukanya berupa hal-hal yang manis dan lebih kepada panganan dengan komposisi yang sedikit mengandung kabohidrat.
Menu pembuka yang biasanya berada di rantang paling atas akan diisi dengan panganan seperti, kolak labu, kolak pisang, kolak ubi, cindua, bubua kacimuih, konji, bubua dalimo, atau jajanan sejenis yang berasa manis.
Menurut beberapa sumber dan masyarakat serta bundo kanduang yang dihubungi CND dalam tradisi maanta pabukoan setiap menu yang di tampilkan haruslah dari bahan-bahan yang terbaik dan harus di buat sendiri oleh menantu.
Lalu di rantang kedua dan ketiga, biasanya akan diisinya dengan main course, yaitu menu utama yang biasanya dalah makanan-makanan berat,  seperti nasi dan aneka gulai, setiap daerah meiliki hal yang berbeda dalam menyuguhkan menunya. Ada yang berisi gulai ikan, gulai ayam, randang, dendeng, ayam panggang dan lain-lain yang di tujukan sesuai dengan selera mertua, sebagai mana filosofi manjalang mintuo yang mengandung makna sebagai upaya peningkatan hubungan silaturahmi antara menantu dengan mertua dalam bulan suci ramadahan.
Dan di rantang terakhir atau menu penutup yang lebih populer dengan sebutan dessert, akan disajikan menu penutup berupa jajanan ringan kembali, seperti lapek, onde-onde, ajik, galamai dan aneka olahan yang lumet di mulut, ini di tujukan agar mertua semakin ingat dengan menantunya. Terkadang di beberapa derah, menu pembuka dan menu penutupnya hamper sama, dan ada beberapa daerah yang menjadikan menu pembuka sebagai menu penutup dan begitu sebaliknya.
Namun dengan inti yang masih sama, bahwa tradisi manjalang mintuo ini akan selalu kita dapati makanan yang terbuat dari tepung kanji, ketela, tepung ketan dan aneka makanan yang berbahan dasar lengket. Meski pun di setiap daerah tidak memiliki kesamaan dalam penyajian menunya.
Hal yang paling dinanti-nantikan oleh para menantu sehabis acara maanta pabukoan adalah paragiah/pambarian (Barang-barang yang di isikan mertua) atau nama lain di berbagai daerah yang menandakan tanda mata dari sang mertua akan kesukaannya pada si menantu, jika rantang yang di bawa si menantu di isi kemabli dengan bahan-bahan mentah seperti ayam, ikan, daging atau bahan masakan lainnya, berarti si menantu sangat di sukai mertuanya. Jika hanya beras yang disiiskan mertua, ini menandakan ada tabiat yang harus di perbaiki oleh menantu, dan menjadi pertanda yang gawat bila mertua tidak mengisikan apa-apa kedalam rantang menantu.
——————————————————-
KAMIS, 18 Juni 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!