Kearifan Lokal Maluku Cerminkan Empat Pilar Kebangsaan

Letnan Jenderal TNI Marinir (Purn), Nono Sampono
AMBON– Kearifan lokal yang membudaya di Maluku, sesungguhnya sudah mencerminkan empat pilar kebangsaan.
Hal ini disampaikan salah satu anggota DPD – RI Nono Sampono saat bersilaturahmi dengan para Raja, Saniri (pemangku adat), Ketua Majelis Jemaat dan tokoh agama/masyarakat se-kecamatan Leitimur Selatan di desa Hutumuri Kota Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (5/6/2015).
Dijelaskan, budaya hidup orang basudara yang dibingkai pela dan gandong juga semangat hidup siwalima adalah warisan leluhur yang sebenarnya sudah mencerminkan empat pilar kebangsaan.
Empat pilar kebangsaan yang kerap disosialisasikan anggota MPR/DPD – RI adalah Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Nono mengatakan sebenarnya dirinya tidak perlu sosialisasi lagi empat pilar kebangsaan. Dalilnya, karena hal itu hanya retorika.
“Mengingat kehidupan masyarakat di desa kawasan pegunungan di Kota Ambon, dalam hidup keseharain sudah menghayati dan mencerminkan hal tersebut,”katanya.
Kendati demikian, Nono memotivasi para pimpinan desa termasuk pemuka agama agar cerminan hidup yang merupakan warisan leluhur itu wajib dilestarikan dan dimotivasikan ke generasi muda. Sehingga tetap memelihara jalinan keharmonisan antar umat beragama khsusnya di kota Ambon dan umumnya Maluku.
“Kebetulan beta (saya) beragama Islam. Tapi, miliki basudara beragama Kristen sehingga mencerminkan jalinan keharmonisan antar umat beragama yang merupakan kearifan lokal sebagai aset budaya bangsa,” terangnya.
Menurut Nono, dirinya tidak mempersoalkan perolehan suara. Tapi pasca 32 tahun mengabdi di TNI – AL, ternyata basudara (saudara) Kristen maupun Islam yang diprakarsai teman – teman sekolahnya mulai TK, SD, SMP hingga SLTA Xaverius Ambon memberikan dukungan positif untuk menjadi anggota DPD – RI.
Diakuinya, ia telah memanfaatkan tiga masa reses untuk mengunjungi delapan Kabupaten dan dua Kota di Provinsi Maluku untuk memotivasi basudara tetap memelihara hidup orang basudara.
“Yang belum adalah kabupaten Maluku Barat Daya yang belum saya dikunjungi. Tapi sudah memprogramkan untuk ke MBD guna memotivasi basudara agar melestarikan kearifan lokal. Sebab, mencerminkan empat pilar kebangsaan,” paparnya.
Nono yang adalah TNI Marinir (Purn) ini, juga memanfaatkan silaturahmi untuk menghaturkan terima kasih atas dukungan masyarakat kecamatan Leitimur Selatan sehingga diberikan kepercayaan menjadi anggota DPD – RI.
Ia menyadari, kepercayaan saat ini adalah amanah yang harus dibarengi dengan menyuarakan aspirasi maupun kebutuhan masyarakat kaitannya untuk mensejahterakan warga Indonesia di Maluku.
——————————————————-
Sabtu, 6 Juni 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...