Kendalikan Harga Sembako, Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar

MALANG – Dalam rangka pengendalian dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengadakan Operasi Pasar (OP) di seluruh wilayah Jawa Timur, tidak terkecuali Kabupaten Malang.
Menurut Mujira dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang menjelaskan bahwa OP ini sudah di mulai sejak H-3 menjelang Ramadhan dan rencananya akan diselenggarakan selama sebulan penuh hingga H-3 Hari Raya Idul Fitri mulai pukul 07.00-13.00 Wib. Untuk Operasi Pasar di Kabupaten Malang sendiri di pusatkan di Pasar Singosari dan pasar Kepanjen. 
Dalam OP yang di gelar setiap hari ini, Pemprov Jatim bekerjasama dengan Bulog dan juga Perusahaan Gula Kebon Agung agar setiap harinya bisa menyediakan 750 kg beras, 600-700 liter minyak goreng, 2 kwintal tepung dan 750 kg gula pasir untuk di jual kepada masyarakat dengan harga yang lebih murah dibanding dengan harga di pasaran.
Untuk gula pasir dijual dengan harga Rp. 11.500,- per Kg, beras seharga Rp. 42.500 per lima Kg, minyak Rp. 10.000,- per liter dan tepung dipatok dengan harga Rp.7.500,- per kg. Dengan selisih harga berkisar antara Rp. 500-1.500,- dibandingkan harga dipasaran, diharapkan bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok sehingga kenaikan harganya tidak begitu melambung.
Agar OP tidak di manfaatkan oleh pihak-pihak tertentu, Pemprov Jatim membatasi jumlah pembelian yaitu maksimal pembelian dua kilogram per orang untuk tepung, minyak dan gula. 
“Sedangkan untuk beras, dibatasi 10 kg atau dua kantong beras per orang,” jelasnya.
Menurut Mujira, warga sangat antusias dengan adanya OP. Hampir setiap hari persediaan tepung, beras, minyak, dan gula yang di bawa selalu habis terjual.
——————————————————-
SABTU, 20 Juni 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...