Kepergian Angeline menyisakan Duka bagi Guru di Sekolahnya

 I Ketut Rutha

DENPASAR – Kejadian yang menimpa Angeline meninggalkan duka yang sangat mendalam terhadap Guru-guru di Sekolah Dasar 12 Sanur yang terletak di Jalan Ngurah Rai Gang Nuri I No.12, Denpasar Bali.
I Ketut Rutha, Kepala Sekolah SDN 12 Sanur menceritakan bahwa ia dan rekan-rekan guru sudah lama memperhatikan keanehan pada diri Angeline. Dari sosok pribadinya yang tertutup, tidak banyak berbicara dan bermain dengan teman-temannya, sampai yang paling menyedihkan adalah fisik sehari-hari Angeline sangat tidak terawat.
“Mohon maaf, rambutnya berantakan, kulitnya kusam, lalu sekali lagi saya mohon maaf berbau tidak sedap seperti kotoran ayam namun tidak terlalu tajam. Saat itulah saya dan rekan-rekan guru berasumsi bahwa ada hal buruk yang terjadi terhadap Angeline,” Jelas Bapak Kepala Sekolah.
Saat Jam istirahat sekolah Angeline hanya duduk seorang diri di depan Kelasnya, yaitu Ruang Werkudara. Suaranya saat berbicarapun kecil sekali, dan ada kesan terbata-bata dalam melakukan percakapan.
Putu Sri Wijayanti
Putu Sri Wijayanti, Wali Kelas Angeline di SDN 12 Sanur Kelas IIB tak kuasa menahan haru saat harus menceritakan ulang semua kejadian yang ia alami bersama Angeline. Dari bagaimana ia membersihkan dan memandikan Angeline, memantau makanan Angeline sehari-hari di sekolah, sampai meminta anak-anak didiknya (teman-teman Angeline) untuk rajin membantu mengepang rambut Angeline setiap hari.
“Saya semakin sedih saat ibu Angeline datang ke sekolah, lalu serta merta memberitahukan bahwa Angeline bukan anak kandungnya,” tutur Ibu Putu Sri Wijayanti dengan suara bergetar.
Guru-Guru tidak menyangka atas kejadian yang menimpa Angeline. Bahkan pagi hari ini saat ada acara ulangtahun dari salah satu teman sekelas Angeline di sekolah, para Guru tidak mengijinkan awak media yang hadir di sekolah untuk meliput jalannya acara yang dalam pantauan kami diadakan dengan tenang, hikmat, dan penuh rasa duka yang mendalam.
“Mohon maaf tidak bisa diliput, walau ini acara ulangtahun tapi kami semua sangat sedih. Acara ini sekaligus kenangan untuk Angeline dan ucapan selamat jalan baginya dari kami semua,” jelas Wawan, staf Tata Usaha Sekolah kepada semua awak media.
Kepala Sekolah, Wali Kelas Angeline, dan seluruh guru SDN 12 Sanur berharap, dengan kejadian ini para orangtua bisa lebih perhatian kepada anak-anaknya sekalipun itu hanya anak angkat, karena anak adalah amanat titipan Tuhan.
“Didiklah, sayangilah, dan cintailah anak anda dengan sepenuh hati, agar ia tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan pastikan tidak ada seorangpun di dunia ini menyakitinya,” pesan I Ketut Rutha menutup pembicaraan.
——————————————————-
Kamis, 11 Juni 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...