Limabelas Tahun Nafkahi Keluarga dengan Mesin Penggilingan Es Batu

Penggiling Batu Es
DENPASAR – Selain sebagai pusat pendistribusian ikan langsung dari nelayan, Pantai Kedonganan memiliki sebuah tempat penggilingan es batu yang melayani seluruh restoran ikan bakar dan kafe di daerah Kedonganan, Jimbaran, dan sekitarnya.
Dora, pria asal Banyuwangi berperawakan sedang mengelola tempat penggilingan es tersebut. Selama limabelas tahun mengelola tempat penggilingan es batu milik Nyoman item tersebut selain menghidupi istri dan anaknya, ia dapat menghidupi keluarganya di kampung, mulai ayah, ibu, sampai menyekolahkan adik-adiknya.
Pertama-tama Dora harus membuat Es Batu cetakan balok kayu besar. Dalam sehari ia bisa menghabiskan 100 sampai dengan 150 balok es batu. Jika ada pemesanan, Dora hanya perlu menyalakan mesin penggilingan miliknya lalu mengemas Es Batu yang sudah digiling halus ke dalam karung dengan takaran satu setengah es balok setiap karungnya. Dora mematok harga sebesar 15,000 rupiah per karung es batu halus.
Penggilingan es batu yang dikelola Dora hanya buka sampai dengan pukul 15:00 WITA.
“Lumayan mas, dari pagi sampai siang saja pekerjaan saya, selebihnya bisa bantu istri dagang di pasar ikan dan main dengan anak-anak dirumah,” ucap Dora pendek.
——————————————————-
Sabtu, 13 Juni 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...