LIRA dan Parsindo Usulkan HM Soeharto jadi Pahlawan Nasional

SURABAYA – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) dan ormas Rumah Pergerakan Rakyat Perisai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo) mengutarakan keinginannya untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden kedua RI, HM Soeharto.
“Sudah kami sampaikan ke Kementerian Sosial RI terkait pengusulan HM Soeharto menjadi pahlawan nasional,” jelas Presiden LIRA Yusuf Rizal di Surabaya, Minggu (28/8/2015).
Disebutkan, selama 32 tahun memimpin Indonesia, Soeharto memiliki banyak prestasi yang dapat diukur dan dirasakan masyarakat.
HM Soeharto dinilai mampu dalam membangun di berbagai sektor serta berjalan bagus dan hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu dalam masa kepemimpinannya, Indonesia menjadi negara yang disegani, menciptakan stabilitas, keamanan, sosial, politik, serta penegakan hukum.
“Beliau berjuang melawan penjajahan dan banyak peristiwa-peristiwa penting yang berhasil ditorehkannya, semisal pembebasan Irian Barat, menjalankan Supersemar, hingga mengamankan Pancasila sebagai ideologi negara,” ungkapnya.
Hal senada disebutkan DPP Parsindo, prasyarat penganugerahan telah dilakukan jauh-jauh hari, mulai dari mengkaji dan mengumpulkan sejumlah fakta, pemikiran kritis dari berbagai tokoh masyarakat, baik melalui dokumentasi maupun seminar dan diskusi.
“Kami juga berkampanye mendukung penganugerahan ini kemasyarakat di berbagai daerah, dan akan bersafari politik untuk memperoleh dukungan politik dari berbagai tokoh, partai, ormas, TNI maupun Polri yang dinilai memiliki kompetensi,” kata Ketua Umum DPP Parsindo ini.
Selain memberikan gelar pahlawan nasional kepada HM Soeharto, ormas Parsindo bertekad menjadikan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) sebagai Calon Presiden RI pada 2019.
“Setelah kami survei ke masyarakat bawah, ternyata tidak sedikit masyarakat yang merindukan zaman Soeharto layak menjadi presiden mendatang,” tutupnya.
——————————————————-
MINGGU, 28 Juni 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...