Masjid YAMP IAIN Ambon Dipakai Untuk Belajar Qur’an

Masjid YAMP IAIN Ambon
AMBON – Masjid di kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon, Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon Provinsi Maluku yang dibangun oleh Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila (YAMP), diketuai Almarhum HM. Soeharto (Presiden RI Kedua), hingga kini masih berdiri kokoh.
Masjid yang diresmikan pada 21 Oktober 1995 itu dipakai untuk kepentingan beribadah oleh para mahasiswa dan dosen serta warga di sekitar kampus berjuluk hijau tersebut. Selaku imam masjid Pancasila IAIN Ambon adalah Mohamad Mualim.
Tampak dari beberapa sisi masjid ada kerusakan terjadi pada plapon dan keretakan pada dinding. Itu terjadi karena faktor alam. Dimana sejak diresmikan pada 1995 hingga Juni 2015 belum pernah direnovasi.
Masjid ini selain dipakai untuk sholat berjamaah, saat bulan Ramadan seperti sekarang juga digunakan oleh para mahasiswa IAIN Ambon untuk belajar pembinaan Al Qur’an.
Mohamad Hasan salah satu pengurus mesjid Pancasila IAIN Ambon Mohamad Hasan yang ditemui CND pada Sabtu (20/6/2015) ba’da dzuhur mengakui, masjid ini dibangun oleh Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila yang diketuai Almarhuma HM Soeharto (Presiden RI Kedua).
Dikatakan, masjid yang dibangun oleh Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila ini rata-rata ukurannya sama yakni 19 m x 19 m.
Menurut Mohamad Hasan, saat pihak Yayasan Amalbhakti Muslim Pancasila menyerahkan masjid ini pada 1995 dengan harapan agar pihak kampus dapat merawat dan menjaganya sebaik mungkin.
“Memang saat diserahkan pihak Yayasan Amalbakti Muslim Pancasila sangat berharap agar masjid ini selain dipakai untuk sholat, harus dijaga dan dirawat oleh pihak kampus IAIN Ambon,” terangnya.
Dia mengaku, soal pemeliharaan mulai dari pengecetan, penerangan dan pembersihan masjid, pihak kampus IAIN Ambon hanya memberikan cat dan menggantikan lampu yang putus.
“Kalau pemeliharaan pihak kampus memberi cat dan lampu. Untuk pembersihan masjid bisanya kami pengurus masjid saja yang melakukan hal itu,” terangnya.
Lantas kalau bulan puasa seperti sekarang apa agenda utama yang dilakukan di Masjid, Mohamad Hasan menerangkan, selain dipakai untuk sholat berjamaah, mahasiswa IAIN Ambon dan warga sekitar kampus selain sholat berjamaah juga menggunakan masjid tersebut untuk tadarus.
Lanjutnya, mahasiswa IAIN Ambon juga menggunakan masjid ini untuk belajar pembinaan Al Qur’an, selebihnya dipakai untuk pertemuan menyangkut pengembangan intelektual mahasiswa di kampus berjuluk hijau tersebut.
“Ya kalau seperti saat bulan suci Ramadhan masjid selalu ramai dengan jamaah. Sering memang dipakai untuk tadarrus dan pembinaan Al-Qur’an. Jamaah di masjid ini bukan hanya mahasiswa dan dosen, tapi warga yang ada di sekitar kampus IAIN Ambon juga sering sholat dan tadar’rus di masjid ini,” ungkapnya.
Mohamad Hasan mengaku saat era Soeharto memang sering ada perhatian untuk pemeliharaan bangunan masjid.
“Dimasa Pak Harto memang sering ada perhatian untuk perawatan masjid. Untuk sekarang ya kadang-kadang diperhatikan,” pungkasnya. 

——————————————————-
SABTU, 20 Juni 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Fotografer : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...