Masyarakat Harapkan Tak Ada Gangguan Sinyal saat Lebaran

LAMPUNG – Menjelang lebaran masayarakat di Lampung berharap provider serta pihak terkait bisa mengatasi blank spot yang sering terjadi pada jaringan komunikasi. Bahkan selama ini semacam menjadi persoalan klasik saat arus mudik, masyarakat banyak mengalami tak kebagian sinyal saat berada di jalur mudik yang berakibat gangguan komunikasi.
Salah satu warga di Kecamatan Ketapang Lampung Selatan kepada CND mengungkapkan kejadian “tak kebagian sinyal” tersebut sebenarnya terjadi tak hanya saat arus mudik saja bahkan terjadi pada saat hari biasa akibat kurangnya  Base Transceiver Station (BTS) milik operator sluler yang saat ini menjadi langganannya.
“Jangankan saat mau lebaran pada hari biasa pun sinyal yang ada di daerah kami susah bahkan kami harus bergeser lokasi untuk mencari sinyal,”ungkap Thomas kepada CND Minggu (28/6/2015).
Blank spot yang terjadi saat hari biasa tersebut tak hanya dialami pada operator milik Thomas tetapi juga dialami oleh operator lain. Karenanya ia berharap operator atau badan yang memiliki regulasi tersebut bisa melakukan persiapan maksimal agar ketidaknyamanan pelanggan bisa diminimalisir.
Kendala ini sebenarnya tak hanya dialami pelanggan Flexi tetapi juga operator lainnya sebab di kawasan itu memang tak tersediah aliran listrik. Untuk lebaran kali ini, Telkom Flexi melakukan persiapan maksimal agar ketidaknyamanan pelanggan bisa diminimalisir.
Kejadian tersebut bahkan berdasarkan pantauan Cendananews.com sering dialami oleh para pemudik saat berada di lintasan Selat Sunda bahkan saat di tengah laut. Beberapa penumpang kapal mengeluhkan terjadinya blank spot saat berada di atas kapal terutama pada operator tertentu yang memiliki BTS terbatas.
Sebelumnya, tim pemantauan sinyal telekomunikasi dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Kementerian Telekomunikasi dan Informasi mengatakan dari hasil tes pada jalur penyeberangan lintasan pelabuhan Bakauheni-Merak didapati adanya penurunan kekuatan sinyal di tengah-tengah penyeberangan.
“Tadi kita sudah lakukan tes dalam penyeberangan. Sewaktu di tengah laut memang ada penurunan sinyal terutama pada titik titik tertentu lalu perlahan sinyal kuat. Tese menelpon serta sms pun dilakukan,” ujar komisioner BRTI, Muhammad Imam Nashiruddin kepada media CND.
Pihaknya mengaku telah meminta kepada operator telekomunikasi untuk meningkatkan kekuatan sinyal agar tidak terjadi gangguan. Untuk di Sumatera ada 3 titik trafik jaringan telekomunikasi yang cukup padat saat mudik Lebaran mendatang. 
Persoalan lemahnya sinyal tersebut nantinya akan menjadi masdukan bagi masing masing operator untuk memberikan pelayanan lebih kepada para pelanggan tak hanya pada saat arus mudik tapi juga pada hari biasa.
Ketiganya yakni Lampung, Palembang dan Medan. Untuk di Lampung, selain Pelabuhan Bakauheni, pengujian kekuatan sinyal telekomunikasi akan dilakukan sepanjang Jalinteng hingga Bandar Lampung dan Bandara Radin Inten II, Natar.
——————————————————-
MINGGU, 28 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...