Mbah Suadi di usia 70 tahun Tetap Enerjik bersama Barongan Blitar

Mbah Suadi
DENPASAR – Dalam sebuah pemanasan atau persiapan pawai budaya yang dilakukan grup kesenian Barongan-Kucingan Blitar, ada kejadian unik. Seorang penari pria kesurupan dalam ritual supranatural ditengah-tengah alunan suling dan gamelan.
Ditangani oleh para pandai supranatural yang di bawa khusus dari Blitar, pria tersebut akhirnya kembali normal. Kami sangat terkejut saat mewawancarai beliau, karena usianya sudah 70 Tahun namun masih sangat enerjik dalam beraksi sebagai penari.
Mbah Suadi, sudah mengikuti sanggar tari Barongan Blitar ini sejak awal berdiri. Ia membaktikan seluruh hidupnya sebagai pelaku seni, khususnya Seni Barongan-Kucingan di Kota Blitar.
“Saya senang, saya bangga, bisa jadi seniman Barongan kota Blitar. Sampai akhir hayat saya, tidak akan berubah,” ujar Mbah Suadi dengan mantap.
Mbah Suadi dengan aksinya sebagai penunggang babi hutan dalam tarian ini, menjadi pusat perhatian penonton dan awak media. Tingkahnya yang usil sering membuat para penonton wanita bubar lari tunggang langgang saat pawai budaya PKB XXXVII di Renon, Denpasar.
“Saya suka di foto,” sambung Mbah Suadi sambil mendekati wajah lucunya ke setiap kamera awak media atau penonton.

——————————————————-
Minggu, 14 Juni 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...