hut

Meski Kembar Lima Namun Bayi Dizigotik tidak Identik

SURABAYA – Bayi kembar lima yang lahir di Dr. Soetomo Surabaya, Jum’at lalu (19/6) bukan kembar identik atau monozigotik.
Sebaliknya, bayi kembar lima dengan jenis kelamin satu laki-laki empat perempuan merupakan kembar dizigotik atau kembar non identik. Karena zigot-zigot yang terbentuk berasal dari sel telur yang berbeda.
Kepala Divisi Fertilitas dan Endrokinologo Reproduksi Departemen Obstetri-Ginekologi (obgin) RSUD Dr. Soetomo Surabaya, Dr. Relly Yanuari Primariawan SpOG mengungkapkan, lima bayi ini kembar dizigotik karena pada saat proses inseminasi, terdapat lebih dari satu sel telur yang melekat pada dinding rahim yang dibuahi oleh sel-sel sperma pada saat yang bersamaan.
“Saat jutaan sperma dilepaskan ke rahim, sel sperma akan berlomba memenangkan sel telur. Kebetulan dalam kasus Bu Nia ini sel telurnya lebih dari satu yang matang, maka bisa dibuahi lebih dari satu. Dikatakan kembar karena dalam kandungan dan lahir bersama.” Jelas dr. Relly.
Kembar dizigotik ini hasilnya tidak identik, baik rupa, bentuk wajah, maupun golongan darah. Meski mereka memiliki jenis kelamin berbeda atau sama. Sebaliknya kembar monozigot atau kembar identik disebabkan oleh satu sel telur yang dibuahi sperma, kemudian mengalami pembelahan sel. Apabila pembelahan sel sempurna, maka kembar juga akan terjadi sempurna.
“Kalau pembelahan sel tak sempurna akan terjadi kembar siam.” Ujarnya.
——————————————————-
SELASA, 23 Juni 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...
error: Terimakasih Sudah Berkunjung !!