Pencarian Dua Korban Kapal Karam Belum Membuahkan Hasil

Pencarian Korban Kapal Karam di Selat Sunda
LAMPUNG – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) wilayah Lampung belum berhasil menemukan 2 korban kapal KLM Mitra Selatan yang karam di perairan Selat Sunda, yang tenggelam pada Jumat dini hari (5/6/2015).
Bahkan tim Basarnas menggunakan kapal karet jenis Ribcraft melakukan pencarian di beberapa pulau di perairan Selat Sunda diantaranya Pulau Sangiang, Pulau Kelapa, Pulau Kandang Lunik, Pulau Kandang Balak yang berada beberapa mil di wilayah Perairan Bakauheni.
Kepala Seksi Potensi Basarnas Lampung, Muslimin yang ditemui di lokasi media center pencarian korban kapal karam di Bakauheni mengungkapkan, pihaknnya menerjunkan 1 unit kapal Ribcraft sementara dan esok hari Minggu (7/6/2015) akan dilakukan dengan menambah kapal pencari.
Kepala Seksi Potensi Basarnas Lampung, Muslimin
“Hari kedua pencarian korban hilang belum membuahkan hasil namun tim Basarnas Lampung masih tetap siaga di Bakauheni untuk sewaktu waktu melakukan pencarian kembali di perairan Selat Sunda,” ungkap Muslimin yag juga selaku perwira operasi Basarnas Lampung kepada Cendananews.com di Bakauheni Sabtu (6/6/2015).
Dari data yang dihimpun Cendananews.com dari sebanyak 6 korban, korban yang sudah ditemukan diantaranya:  1.Mandumasi (Nahkoda), 2.Bonajianto(Juru mesin)3.Eko(ABK) 4.Ujang(ABK). Para korban kapal tenggelam tersebut sedang menjalani perawatan dan pemeriksaan di pelabuhan Merak Banten.
Baca juga:Tim SAR Gabungan Masih Mencari Korban Kapal Karam di Selat Sunda
Keempatnya diselamatkan Tug Bug Harlina 27 kemudian dievakuasi ke KN 333, namun dua korban Samsudin (50) dan Kawaludin(75) hingga kini belum ditemukan.
“Kami sempat melakukan penyisiran di perairan Selat Sunda dan bertemu dengan beberapa nelayan serta menghimbau mereka menginformasikan kepada kami jika mendapati korban di perairan Selat Sunda,” ungkap Muslimin.
Diberitakan sebelumnya, kapal kayu KLM Mitra Selatan bermuatan pupuk diperkirakan 500 ton tenggelam akibat cuaca buruk dengan kondisi hujan dan angin di perairan Selat Sunda. KLM Mitra Nusantara yang berasal dari Panjang Lampung tersebut akan membawa pupuk tersebut menuju Bangka Belitung.
Tim Basarnas Lampung mengerahkan satu tim lengkap dengan rubber boat, Ribcraft dan membentuk posko di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.
Sementara itu tambahan personil akan dilakukan oleh tim SAR dari PT ASDP Bakauheni Lampung Selatan. Komandan SAR Bakauheni, Radmiadi mengungkapkan akan mengerahkan tim SAR ASDP untuk membantu Basarnas Lampung melakukan proses pencarian korban hilang di perairan Selat Sunda.
“Hari kedua tim kita belum ikut melakukan evakuasi tapi esok hari kita akan bergabung untuk melakukan pencarian,” ungkap Radmiadi.
Pada pencarian hari ketiga dipastikan SAR ASDP akan mengerahkan dua unit kapal Rubber biat serta dibantu beberapa kapal nelayan Bakauheni untuk membantu proses pencarian.
——————————————————-
Sabtu, 6 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...