Permudah Akses, Warga di Lampung Gotong Royong Bangun Jalan

LAMPUNG – Warga di Desa Tamanbaru Kecamatan Penengahan Lampung Selatan Provinsi Lampung melakukan gotong royong membangun jalan desa. Pembangunan jalan desa tersebut dilakukan sebagai jalan tembus dari Jalan Lintas Sumatera menuju jalan desa.
Menurut Kepala Desa Desa Taman Baru Kecamatan Penengahan Lampung Selatan Indra Hariyanto Batu Bara, pembangunan jalan tembus tersebut dilakukan sebab selama ini untuk menuju Desa Tamanbaru harus memutar.
“Jalan ini dibuat untuk memudahkan akses warga ke desa mereka dari Jalan Lintas Sumatera yang selama ini belum ada,” ujar Indra Hariyanto kepada CND Minggu (14/6/2015).
Pengerjaan jalan tersebut menurut Indra Hariyanto bersumber dari dana Alokasi Dana Desa (ADD) yang besarannya pada tahun ini mencapai Rp200juta. Besaran ADD tersebut menurut Indra dipergunakan untuk membangun infrastruktur di desa Tamanbaru diantaranya pembangunan talud, penguatan jalan desa.
“Pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat dan jalan tersebut diharapkan bisa dipergunakan warga untuk akses mengangkut hasil bumi,”ungkapnya.
Rencananya jalan desa sepanjang 400 meter tersebut akan ditalud pada sisi kanan dan kiri kemudian akan dilakukan penguatan menggunakan batu. Meskipun masih menggunakan batu jalan desa tersebut diharapkan bisa dipergunakan oleh warga untuk melakukan aktifitas sehari hari.
Pengerjaan jalan desa tersebut menurut Indra dilakukan oleh masyarakat sehingga kualitas jalan bisa lebih terawasi. Pengerjaan yang dilakukan oleh warga secara gotong royong pun membuat warga bisa memantau pelaksanaan pembangunan di desanya yang dipergunakan untuk kepentingan masyarakat.
“Pelaksanaan pembangunan langsung dilakukan warga,diawasi warga dan dipergunakan untuk kepentingan warga sehingga dapat dijamin kualitasnya,” ungkap Indra.
Indra berharap dengan adanya jalan tembus yang sebagian besar melewati persawahan warga membuat warga bisa lebih mudah mengangkut hasil panen padi mereka. Sebab selama ini ungkap Indra, warga terpaksa mengangkut padi hasil panen dengan cara diangkut manual. 
“Jika jalan ini sudah jadi kendaraan mobil, motor langsung bisa berada di pinggir sawah dan memudahkan warga melakukan panen padi milik mereka,”ungkap Indra.
Infrastruktur jalan menurut Indra masih menjadi kebutuhan yang vital sebab selama ini jalan di desa desa masih kurang diperhatikan namun sejak ada Alokasi Dana Desa tersebut dipergunakan untuk pembuatan infrastruktur jalan maka beberapa ruas jalan kampung, lapangan desa bisa lebih baik kondisinya.

——————————————————-
Minggu, 14 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...