Pesantren Ramadhan di Padang Habiskan Rp 2,1 Milyar

Pesantren Ramadhan di SMA2 Padang
PADANG – Salah satu upaya pembentukan pendidikan berkarakter di Sumatera Barat (Sumbar) adalah melakukan kegiatan pesantren bagi siswa sekolah dasar, dan siswa SLTA, dimana pelaksanaan pesantren ini memfokuskan anak didik untuk berlajar agama selama bulan Ramadhan.
Ramadhan yang merupakan bulan pendidikan keimanan, latihan menahan dan mengendalikan hawa nafsu dan bulan berkah mencapai taqwa. Sehingga apapun yang dikerjakan untuk kebaikan akan bernilai pahala, begitu petuah para pemuka agama.
Mungkin hal inilah agaknya yang membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, menggelar program Pesantren Ramadhan yang menghabiskan anggran Rp 2.1 Milyar tersebut.
Salah satu sekolah yang menggelar pesantren Ramadhan yakni, SMA Negeri 2 Padang, yang memulai Pesantren Ramadhannya pada  Minggu (21/6/2015) pagi tadi. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Sekolah dan para majelis guru, utusan pemko Padang, serta ratusan siswa SMA Negeri 2 Padang serta Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.
“Upaya setiap kita untuk mencapai taqwa itu merupakan sebuah tekad dan kesungguh – sungguhan dalam menjalan ibadah kepada kepad Allah SWT. Begitu juga kesungguhan kita terhadap pelajaran di sekolah. Semoga diberikan kemudahan dalam mendapatkan pelajaran disekolah, diberi jalan keluar jika ada masalah dalam tugas tugas belajar yang diberikan,” ujar Irwan.
Untuk programnya sendiri, para siswa diajarkan untuk menghafal Al Qur’an, dan mendalami pengetahuan agama. Baik itu fiqh, bahasa arab dan lainnya. Hal ini ditujukan agar dengan memperlajari al qur’an bisa menambah ilmu pengetahuan dan memaknai pengetahun tersebut dengan kebaikan ibadah agama.
Sementara itu, dihubungi terpisah,  Walikota Padang  menjelaskan. Saat ini sebanyak empat sekolah di Kota Padang akan menjadi percontohan untuk pelaksaan Pesantren Ramadhan di Sekolah. Keempat sekolah tersebut adalah SMA N 1, SMA N 2, SMK N 6 dan MAN 3.
Pelaksanaan Pesantren Ramadhan di sekolah tersebut dilakukan oleh Pemko Padang karena banyaknya permintaan masyarakat untuk melihat perbedaan hasil Pesantren Ramadhan di sekolah dan di Mesjid.
“Kita sudah persiapkan pihak sekolah untuk melaksanakan pesatren ramadan ini. Empat sekolah itu juga kita yakini mampu melaksanakannya,” jelas Mahyeldi.
Mengenai materi yang akan diberikan menurut Mahyeldi nantinya tidak akan jauh berbeda antara Pesantren Ramadhan yang digelar di Mesjid dan yang dilakukan di Sekolah. Untuk mendukung pelaksaan Pesantren Ramadhan tahun ini Pemko Padang telah menyiapkan sebanyak 1.150 mentor yang tersebar di 11 kecamatan di Kota Padang.
Tahun ini Pesantren Ramadhan di Kota Padang akan digelar mulai 21 Juni sampai dengan 4 Juli 2015. Kegiatan ini sendiri menghabiskan dana sebesar Rp 2,1 Miliar.
——————————————————-
MINGGU, 21 Juni 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Fotografer : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...