Petugas Kebersihan Keluhkan Beban Kerja tidak Sebanding Gaji

Dua Petugas Kebersihan nampak sedang membersihkan genangan sampah bantaran sungai lingkungan Dasan Sari Kota Mataram
MATARAM – Besarnya beban kerja yang ditanggung para petugas kebersihan di Kota Mataram sampai sekarang dinilai masih jauh dari kelayakan dan sebanding dengan upah yang diterima, di mana setiap harinya, dari pagi sampai siang harus bergulat dengan tumpukan sampah yang tergenang di sepanjang sungai Kota Mataram.
“Kalau mau jujur gaji kita terima dari pekerjaan membersihkan sungai dari genangan sampah belum sebanding dengan beban pekerjaan yang diberikan, di mana setiap hari kita harus membersihkan sungai dari genangan sampak rumah tangga yang dibuang warga sekitar bantaran sungai,” kata Abdul Malik asal Gunung Sari Lombok Barat di Mataram, Senin (29/6/2015).
Malik yang merupakan tenaga kontrak Dinas Kebersihan Kota Mataram, mengaku, dirinya bersama petugas kebersihan lain dalam satu hari dihitung 50 ribu dan itu diberikan setiap bulannya, sehingga dalam satu bulan satu tenaga kebersihan mendapatkan 1 juta sampai 1,5 kalau ada pekerjaan tambahan.
Sarudin, petugas kebersihan lainnya mengatakan, kalau ditanya layak, jelas tidak layak dan sebanding dengan beban kerja, apalagi kita yang sudah berkeluarga, belum untuk uang makan dan biaya sekolah anak-anak,  tapi daripada menganggur di rumah, lebih baik bekerja menjadi tenaga kebersihan seperti sekarang.
“Kalau mau protes masalah gaji tidak berani juga, karena kami kan hanya tenaga kontrak yang sewaktu-waktu bisa diberhentikan, tapi yang jelas memang sebagai pekerja kita berharap ada perbaikan dari sisi kenaikan gaji, apalagi ini mau lebaran, semoga saja ada bonus THR dari Pemkot Mataram,” harapnya.
——————————————————-
SENIN, 29 Juni 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...