Pusat Kuliner Ramadhan di Lampung utara Ditempatkan di Satu Titik

Panganan Untuk berbuka puasa
LAMPUNG – Tradisi berburu makanan berbuka puasa di Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung dimanfaatkan oleh warga untuk berjualan takjil. Selama beberapa kali bulan Ramadhan warga di Kota Kotabumi Lampung Utara berjualan takjil di beberapa tempat yang terpisah sehingga oleh pemerintah setempat disediakan lokasi khusus untuk berjualan.
Aneka makanan untuk berbuka puasa yang juga marak di daerah lain juga marak ditemui di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman,di ibukota Lampung Utara tersebut.
Pada tahun tahun sebelumnya selama pelaksanaan bulan Ramadhan ini para pedagang mulai membuka dagangan mereka setiap hari selepas Ashar hingga Maghrib. Selain sepanjang jalan Jenderal Sudirman beberapa tempat  diantaranya di Candimas, di perempatan SMU 1 Kotabumi dan perempatan Koramil serta beberapa lokasi lain.
“Awalnya sih banyak yang berjualan di beberapa tempat namun justru terlihat semrawut dan menyebabkan kemacetan apalagi di perempatan hingga akhirnya ada lokasi khusus yang disediakan,”ungkap Muslimah (40) salah satu pedagang takjil kepada CND, Senin (22/6/2015).
Menurut Muslimah, pasar ramadhan di ibukota Lampung Utara pada tahun ini ditempatkan di Taman Olah Seni (TOS), dan diisi puluhan pedagang dan warga lain yang berniat membuka usaha selama bulan puasa. Sebelumnya, pasar ramadhan ini sempat di buka pasar pagi dan halaman Ramayana Kotabumi.
Tempat yang lebih representatif dan terpusat di satu tempat tersebut selain untuk menjaga kerapian, juga mencegah kemacetan di titik titik yang selama ini digunakan sebagai jalan raya.
Lokasi yang disiapkan pemerintah tersebut kini menjadi ikon dan dijadikan tempat untuk berburu kuliner saat Ramadhan dan bahkan pada hari hari biasa. Bahkan para pedagang dan warga antusias dan mendukung langkah pemerintah menjadikan TOS sebagai lokasi untuk menjajakan kuliner.
Jenis jenis makanan yang digunakan untuk berbuka puasa selain jenis makanan lain yang biasa dijajakan  diantaranya es buah, kolang-kaling plus cincau, berbagai lauk-pauk dan sayur. Salah satu yang khas dan disukai oleh warga adalah Bubur Jongkong.
Bubur jongkong nyaris sama seperti bubur lainnya tapi menjadi istimewa saat digunakan untuk menu berbuka puasa. Bagi masyarakat Kotabumi bubur yang menyerupai bubur sumsum ini bahan pembuatannya terdiri dari tepung beras, daun suji garam dan bumbu lainnya dan tak lupa disajikan dengan juruh atau kuah dari gula merah.
“Bubur jongkong sangat cocok untuk menu berbuka puasa apalagi teksturnya lembut dan manis gulanya cocok untuk makan setelah seharian berpuasa,”ungkap Wawan salah satu warga di Kotabumi.
Bubur jongkong biasa di jual Rp3.000,- perbungkus dan dijual bersama makanan untuk berbuka puasa lainnya diantaranya kolak serta makanan lainnya.
——————————————————-
SENIN, 22 Juni 2015
Jurnalis       : Henk Widi
Fotografer : Henk Widi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...