Ramadhan, Sehari PKL Raup Keuntungan Sampai Jutaan Rupiah

warga nampak berkerumunan berbelanja sayur siap saji di pasar Ampenan Kota Mataram, sebagai menu berbuka puasa

MATARAM – Bagi Pedagang Kaki Lima (PKL), khususnya di Kota Mataram, bulan suci ramadhan merupakan bulan keberuntungan paling dinantikan untuk berjualan berbagai jenis kebutuhan umat muslim berbuka puasa, terutama makanan dan buah-buahan.
Tidak heran di sepanjang jalan dan terotoar Kota Mataram, para pedagang dan penjual makanan dan aneka minuman nampak berjejer menjajakan menjajakan jualannya kepada setiap warga yang memang sengaja datang berbelanja maupun yang sambil lewat dan mampir berbelanja makanan dan minuman untuk berbuka.
Di pasar Ampenan misalkan sejak pukul 16 puluhan PKL yang berjualan sayuran, jajanan dan aneka minuman sudah mulai di padati warga, baik warga Ampenan maupun warga lain yang memang sengaja datang berbelanja ke sana.
Ibu Eti pedagang sayur siap saji asal Ampenan mengaku seringkali kewalahan melayani para pembeli yang demikian membeludak, dan harus dibantu anak laki-lakinya melayani para pembeli, meski begitu tetap saja dirinya kerepotan dengan banyaknya pembeli yang berbelanja.
“Banyaknya warga yang berbelanja cukup merepotkan memang dan seringkali membuat kita kewalahan, tapi sebagai penjual ya memang seperti ini yang kita harapkan,” kata Eti di Mataram, Jum’at (19/6/2015).
Dalam tempo waktu yang beberapa jam berjualan di sore hari, dari hasil berjualan berbagai jenis sayur seperti ayam goreng, tahu, ikan dan beberapa jenis sayur siap saji lain, Eti mengaku bisa meraup untung dua sampai tiga juta.
Pengakuan sama juga diungkapkan Masudi, penjual es kelapa muda asal Dasan Agung, meski menyediakan persedian jalam jumlah besar, es yang dijualnya selalu habis dibeli warga sebagai munuman berbuka puasa, apalagi dengan cuaca panas seperti sekarang.
“Es kelapa itu, mau puasa dan tidak tetap laris dibeli, apalagi memang seperti sekarang dalam susana ramadhan dan cuaca panas sangat cocok sebagai minuman berbuka puasa melepas dahaga setelah seharian menahan diri dari rasa haus,”katanya.
Indri, mahasiswi salah satu Perguruan Tinggi (PT) swasta di Mataram mengaku sangat bersukur dengan adanya pedagang sayur siap saji, karena bulan puasa ramadhan kita biasanya malas sekali masak sayur, kalau sudah banyak dijual seperti ini kan di kos tinggal masak nasi saja, jadinya tidak repot.
——————————————————-
JUMAT, 19 Juni 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...