Renovasi Bangunan Bersejarah Wisma Tumapel Terkendala Status

MALANG – Wisma Tumapel adalah salah satu bangunan kuno bersejarah peninggalan jaman pemerintahan Belanda yang sampai saat ini masih berdiri dan sudah ditetapkan sebagai salah satu bangunan cagar budaya. 
Namun kini keberadaanya santer terdengar akan segera direnovasi oleh pihak pengelola, yang berarti juga bisa berpotensi menghilangkan nilai sejarah yang terdapat pada bangunan tersebut, jika renovasi yang dilakukan sampai menghilangkan jejak bangunan asli.
Menurut penjaga Wisma Tumapel dari Universitas Malang (UM) yang tidak ingin namanya dipublikasikan, menjelaskan bahwa wacana tentang renovasi wisma sudah ada sejak wisma ini mulai dikosongkan pada tahun 2009, namun sampai sekarang belum terealisasikan. 
UM sendiri selaku pengelola mulai mengambil alih bangunan ini sejak tahun 1987 hingga sekarang. Namun menurutnya, status UM sendiri dengan bagunan ini adalah kontrak atau hanya hak guna bangunan yang akan berakhir pada tahun 2018 nanti, jelasnya.
Karena lokasi gedung yang strategis dan berada di pusat kota, sejak tempat ini dikosongkan sebenarnya sudah ada beberapa investor yang tertarik dengan bangunan ini. 
Bahkan oleh pihak investor tempat ini sudah pernah di ukur-ukur dan di foto, namun setelah pihak investor tahu bahwa bangunan ini hanya berstatus hak guna bangunan bukan sertifikat hak milik, akhirnya investor-investor ini mundur.
Kemudian oleh pihak UM berencana akan merenovasi tempat ini. Namun menurutnya, renovasi yang nantinya akan dilakukan UM tidak sampai merubah total bentuk asli dari bangunan ini sehingga tidak menghilangkan nilai sejarah. 
Mungkin renovasi yang akan dilakukan hanya berupa pengecatan dan perbaikan tembok serta atap yang rusak, penggantian kaca yang pecah, pemberian kubah baru, penambahan beberapa aksesoris seperti instalasi lampu dan juga tanaman, serta pemberian pagar seperti yang dapat dilihat pada gambar desain rencana renovasi wisma tumapel yang di pasang di depan bangunan, jelasnya.
“Gambar rencana renovasi wisma ini saja sudah beberapa kali dirubah, yang terakhir gambar ini sudah dipasang sejak tahun 2013 tapi sampai saat ini belum terlaksana”, ucapnya di Malang, Sabtu (27/6/2015).
Karena statusnya masih kontrak, kemungkinan pelaksanaan renovasi belum dalam waktu dekat ini. Masih menunggu keputusan dari Pemerintah Kota, apa kontrak bangunan ini akan diperpanjang atau mungkin dihibahkan kepada UM. 
“Namun jika kontrak tidak diperpanjang dan bangunan tidak dihibahkan ke UM atau dengan kata lain akan diambil alih kembali oleh pemerintah kota, bisa jadi rencana renovasi ini tidak jadi dilaksanakan,” ujarnya.
Dari pantauan CND, kondisi bangunan memang cukup memprihatinkan. Banyak terlihat tembok-tembok yang mulai retak dan juga atap serta kaca-kaca yang pecah. Belum lagi banyaknya coretan-coretan dari tangan orang-orang tidak bertanggung jawab membuat tempat ini semakin terlihat tidak terawat.
Hal ini dibenarkan oleh penjaga wisma, “Memang tidak ada dana khusus untuk perawatan gedung ini, kalaupun ada jumlahnya tidak banyak”, jelasnya.

——————————————————-
JUMAT, 26 Juni 2015
Jurnalis       : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...