RPH Payakumbuh tak Kunjung Beroperasi, Pemko Desak Pemprov

PADANG – Pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Modern di Kota Payakumbuh masih tersandung berbagai hal. Diantaranya pemasangan alat yang tidak sesuai kontrak yang terus menerus diperpanjang namun tidak menuai hasil.
Hal ini membuat Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh mendesak pemerintah provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) memperhatikan masalah ini dengan lebih serius. Karena hingga hari ini, setelah lima tahun dikerjakan RPH tersebut belum bisa digunakan sama sekali.
Pada saat dengar pendapat dengan anggota DPRD Sumbar di Payakumbuh, Wakil Wali Kota Payakumbuh Swandel Muchtar,  mengadu kepada para anggota dewan tersebut, agar permasalahan ini juga menjadi perhatian Pemprov.
“Sudah sejak 2010 hingga 2012 proses pengerjaannya, namun hingga saat ini belum bisa di operasikan. Kami berharap permasalah RPH ini menjadi perhatian orang Provinsi. Sehingga secepatnya RPH ini dapat dioperasikan,” pinta Swandel.
Dari informasi yang diterima CND, RPH Modern Payakumbuh tersebut belum beroperasi terkendala dengan kurangnya teknisi dalam pemasangan alat-alat pemotongan. Meski ada teknisi dari Spanyol yang dikontrak untuk pemasangan alat-alat di RPH tersebut. Namun teknisi tersebut tidak jelas ujung pangkalnya.
“Sejujurnya, kita sangat kecewa dengan teknisi asal Spanyol tersebut. Mereka tidak serius dalam menangani persoalan ini. Ini bukan hanya masalah bagi Payakumbuh, namun secara tidak langsung juga masalah bagi sumbar,” lanjut Swandel.
Sebelumnya, pemasangan alat pemotongan hewan sudah coba dilakukan namun gagal. Karena struktur dan bentuk bangunan yang tidak sesuai dengan teknis dan kebutuhan alat pemotongan. RPH yang hampir berbentuk rumah mewah dengan desain minimalis tersebut cukup hangat diperbincangkan Kaskuser, karena desainnya yang lebih menyerupai rumah tempat tinggal warga daripada RPH.
“Saat ini, RPH itu menjadi pekerjaannya Dinas Peternakan Provinsi, kami berharap agar permasalahan ini cepat selesai dan sudah bisa langsung dimanfaatkan secepatnya,” jelas Swandel.
——————————————————-
SABTU, 20 Juni 2015
Jurnalis       : Muslim Abdul Rahmad
Fotografer : Muslim Abdul Rahmad
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...