RSUD dr. Soetomo Bantah Adanya Kebocoran Jantung Bayi

SURABAYA – Maraknya info yang berkembang, salah satunya kebocoran jantung pada bayi kembar lima yang dilahirkan di RSUD dr. Soetomo Surabaya membuat pihak rumah sakit angkat bicara dan membantah hal tersebut dengan menggelar konprensi Pers.
Salah satu tim dokter, dr. Agus Harianto SpA(K) menuturkan kelainan pada bayi prematur dianggap wajar, karena saat dilahirkan memang belum memasuki usia kandungan sembilan bulan.
“Bayi kembar lima ini mengalami Patent Ductus Arteriosis dimana kondisi jantung belum menutup sempurna. Hal ini wajar, karena dilahirkan prematur. Bukan kebocoran jantung yang ramai diberitakan”. Kata dr. Agus di Ruang Pertemuan GBPT RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Disebutkan, Bayi prematur mempunyai risiko atau kelainan yang bisa saja diderita. Seperti kelainan mata, telinga dan jantung. Tapi, untuk kasus bayi kembar lima ini jantungnya belum menutup sempurna.
Kelainan jantung ductus arteriosus merupakan bentuk saluran yang menghubungkan jantung ke paru-paru dan membawa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh, dan tidak menutup sempurna setelah bayi prematur dilahirkan, jika jantung menutup sempurna maka kemungkinan besar bayi prematur akan meninggal.
Dokter lainnya, dr. Risa Ertika mengatakan bahwa perawatan ekstra memang sedang dilakukan.
“Kami melakukan do everything untuk bayi kembar lima ini. Baik pemberian obat, pemeriksaan rutin dan serta nutrisi bayi khusus.” Jelas dr. Risa.
Dengan pemberian obat yang rutin diharapkan jantung bayi kembar lima ini cepat menutup sempurna.
Menurut orang tua bayi kembar lima, Hari Saputra (32 tahun) dan Nia Rachmawati (31 tahun). Mereka akan berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak mereka.
“Kami meminta doa dari seluruh masyarakat Indonesia supaya anak-anak kami cepat stabil dan bisa berkumpul dengan kami secepatnya.” Ujar Hari.

——————————————————-
RABU, 24 Juni 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...